Trending

Jokowi diminta usir Moeldoko dan Ngabalin dari istana: Biar RI tak gaduh!

Pakar ekonomi, Faisal Basri meminta Presiden Jokowi ‘mengusir’ Ali Mochtar Ngabalin dan Moeldoko dari istana. Sebab, menurutnya, pernyataan mereka berdua kerap membuat gaduh masyarakat Indonesia. Lantas, dia seakan bertanya, beranikah pemimpin negara tersebut melakukannya?

Diketahui, sebelumnya Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin menyatakan tidak ada kepentingan Pemerintah Jokowi di balik revisi Statuta Universitas Indonesia (UI) yang baru. Menurutnya, revisi tersebut diharapkan mampu menbuat UI berkembang lebih baik.

“Apakah aturan larangan rangkap jabatan yang direvisi di ruang lingkup UI itu menimbulkan conflict of interest atau tidak? Artinya aturan larangan rangkap jabatan yang direvisi di ruang lingkup UI tidak menimbulkan conflict of interest,” ujar Ngabalin, dikutip dari Genpi, Minggu 25 Juli 2021.

“PP Nomor 75 tentang Statuta sebagai pedoman baru dengan harapan UI berkembang lebih baik,” sambungnya.

Lebih jauh, menurut Ngabalin, jabatan komisaris tidak termasuk dalam empat poin yang dilarang sebagai rektor. Menurutnya, larangan tersebut berlaku jika rektor masuk ke dalam jajaran direksi.

Ali Ngabalin
Ali Ngabalin Foto: blogspot

Itulah mengapa, dia berkesimpulan, orang-orang yang tak hentinya nyinyir terhadap kebijakan tersebut mungkin kadar pengetahuannya lemah.

“Itu manusia yang nyinyir harus diperiksa dia punya kadar pengetahuan. Jangan juga karena dia benci kemudian semua orang diajak. Saya kan Iluni (Ikatan Alumni UI). Kalau begini cara kerja mereka memorakporandakan ruang publik, itu artinya dia merusak suasana ruang publik,” tegasnya.

Jokowi diminta usir Moeldoko dan Ngabalin dari istana

Pernyataan Ngabalin tersebut rupanya membuat Faisal Basri gerah. Bahkan, dia secara terang-terangan mengatakan, sosok bersorban putih itu tak layak menjabat di istana. Maka, dia meminta kepada Presiden, agar Ngabalin dan rekannya, Moeldoko dicopot dari jabatannya.

“Pak Presiden Jokowi, niscaya rakyat akan apresiasi jika Bapak mengeluarkan Ngabalin dan Moeldoko dari Istana,” pintanya.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Foto: Antaranews
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Foto: Antaranews

Menurutnya, Presiden Jokowi merupakan sosok yang sangat membenci kegaduhan. Itulah mengapa, Faisal menyarankan pemimpin negara tersebut menyingkirkan sumber-sumber kegaduhan di Indonesia.

“Bapak Jokowi sendiri kan tidak suka dengan orang-orang yang kerap bikin gaduh,” kata Faisal.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close