Trending

Jika nekat blusukan, Jokowi disebut bisa timbulkan dua hal ini

Legislator fraksi PKB yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihyatul Wafiroh mengingatkan kepada Presiden Jokowi yang tengah kangen melakukan blusukan di tengah masa pemulihan kondisi pasca pandemi. Jika blusukan tetap dilakukan Jokowi maka akan menimbulan dua hal yang sangat dikhawatirkan dengan dampak pada masyarakat.

Dua hal yang dimaksud Wafiroh yakni bisa terjadi kegaduhan saat Jokowi tetap memutuskan untuk melakukan blusukan kembali di tengah yang kurang baik saat ini. Kegaduhan yang bisa ditimbulkan yakni kegaduhan politik yang sangat rentan terjadi belakangan ini.

Muslima Fest

Kegaduhan lain yang bisa berdampak langsung kepada masyarakat yakni terjadinya kerumunan masyarakat yang terpancing untuk mendekati presiden saat melakukan blusukan di suatu tempat. Kerumanan ini bisa menjadi tidak sesuai ditengah pemerintah tengah mengkampanyekan protokol kesehatan pasca pandemi.

Presiden Jokowi membagikan paket sembako di jalan. Foto: Dok Suara.
Presiden Jokowi membagikan paket sembako di jalan. Foto: Dok Suara.

“Yang saya maksud itu gaduh ada dua, gaduh politik dan gaduh massa, gaduh massa menimbulkan keramaian jadi banyak kerumunan, kan itu jadinya tidak memberikan pendidikan ke masyarakat,” ujar Nihayatul melalui pesan singkat seperti dikutip dari Republika Kamis 18 Juni 2020.

Namun lanjut Nihayatul jika Presiden Jokowi tetap akan melakukan blusukan, diperlukan protokol kesehatan yang sangat tinggi bagi presiden maupun masyarakat yang akan berinteraksi langsung dengan presiden. Tak hanya itu, blusukan juga bisa dimanfaatkan Presiden Jokowi untuk lebih mengkampanyekan pentingnya protokol kesehatan yang harus dijalankan masyarakat.

Baca juga: Mengenal mobil lapis baja PM Inggris yang penyok saat kecelakaan

Hal yang tak kalah penting yakni gaduh politik juga harus diantisipasi Presiden jika ingin kembali blusukan di situasi pandemi. Sebab, rencana blusukan bisa menjadi mainan politik yang justru mengganggu fokus Pemerintah dalam penanganan Covid-19. Karena itu, Nihayatul menyarankan Presiden untuk betul-betul mematangkan rencana blusukan saat ini.

Bobby Nasution dan Jokowi. Foto: Dok CNN.
Bobby Nasution dan Jokowi. Foto: Dok CNN.

“Itu bisa jadi mainan politik atau hal-hal lainnya, kalau tujuannya bagus kenapa tidak, contoh tujuan untuk mengecek bantuan yang dikucurkan pemerintah langsung diterima masyarakat atau tidak, itu bagus ya saya pikir agar betul-betul real di lapangan tetapi protokol harus benar benar ditaati,” ujarnya lagi.

Rencana Presiden Jokowi akan kembali melakukan blusukan diungkap Sekretaris Kabinet, Pramono Anung yang menyampaikan keinginan Jokowi kangen melakukan blusukan seperti biasanya. Pesan itu diungkap Pramono dalam acara webinar seri DPP PGK, ia mengatakan, Presiden Jokowi berencana kembali blusukan ke wilayah yang sudah dinyatakan hijau dari pandemi.

Presiden Jokowi dari dalam mobilnya. Foto: Mobil123.
Presiden Jokowi dari dalam mobilnya. Foto: Mobil123.

“Presiden tetap akan berkunjung ke beberapa daerah hijau dan mengatakan, menyatakan bahwa kita siap bekerja, tetapi kita tetap menjaga yang paling utama adalah kesehatan,” ujar Pramono, Rabu (17/6).

Menurutnya, Jokowi sudah merindukan kembali turun ke lapangan dan blusukan ke berbagai daerah. Namun, rencana ini sempat ditunda agar tak menjadi perdebatan di masyarakat. Kendati demikian, karena dalam perkembangan situasi saat ini sudah terdapat sekitar 100 daerah yang kini dinyatakan sebagai zona hijau, Presiden Jokowi pun tetap akan melanjutkan untuk berkunjung ke daerah aman.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close