Fit

Isu rebutan vaksin covid-19, Jokowi ‘beradu’ dengan 215 negara di dunia

Jokowi rebutan vaksin dengan beberapa negara di dunia.

Sejak India membatasi ekpor, beberapa negara di Asia berebut mencari sumber alternatif lain untuk dapatkan vaksin.

Keputusan India bahkan menyebabkan program berbagi vaksin global Covax kekurangan pasokan.

Dilansir SMCP, beberapa negara di Asia termasuk Korea Selatan, Indonesia, dan Filipina menjadi negara yang terkena penundaan pengiriman vaksin yang telah dijanjikan di bawah program Covax, yang dibuat terutama untuk memastikan pasokan ke negara-negara miskin.

“Peningkatan vaksinasi harian kami yang telah direncanakan akan terpengaruh,” kata Carlito Galvez, kepala program vaksinasi Filipina Selasa 30 Maret 2021.

Lansia Vaksin
Lansia Vaksin foto: Pixabay.

Diketahui bahwa India, pembuat vaksin terbesar di dunia, menghentikan sementara ekspor vaksin AstraZeneca yang diproduksi oleh Serum Institute of India (SII), karena para pejabat fokus untuk memenuhi permintaan domestik yang meningkat.

The Serum Insitute bahkan akan mengirimkan 90 juta dosis vaksin untuk Covax selama Maret dan April. Meskipun belum jelas berapa banyak dosis yang akan dialihkan untuk penggunaan domestik, fasilitator program memperingatkan bahwa penundaan pengiriman tidak bisa dihindari.

Korea Selatan mengonfirmasi hanya akan menerima 432.000 dosis dari 690.000 dosis yang telah dijanjikan dan pengirimannya akan ditunda hingga sekitar minggu ketiga bulan April.

“Ada ketidakpastian atas pasokan vaksin global tetapi kami sedang mengerjakan rencana untuk memastikan tidak ada gangguan pada kuartal kedua dan melakukan upaya untuk mengamankan lebih banyak vaksin,” ujar Kim Ki-nam, kepala tim satuan tugas vaksinasi Covid-19 Korea Selatan.

Para pejabat mengatakan mereka sedang dalam pembicaraan dengan AstraZeneca untuk mempercepat pengiriman yang diperoleh melalui kesepakatan terpisah.

Presiden Jokowi
Presiden Jokowi. Foto Antara/Biro Setpres

Sementara itu, Presiden Filipina Rodrigo Duterte melonggarkan pembatasan pemerintah pada impor vaksin sektor swasta, memohon kepada perusahaan untuk mendapatkan pasokan terlepas dari biayanya, saat negaranya berjuang melawan kebangkitan pandemi.

Di Vietnam, para pejabat juga meminta sektor swasta untuk turun tangan setelah pasokan Covax mereka dipangkas 40 persen menjadi 811.200 dosis dan pengiriman diundur beberapa minggu.

Sedangkan di Indonesia, pejabat kementerian kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan kepada Reuters bahwa 10,3 juta dosis dari Covax kemungkinan ditunda hingga Mei.

India hingga kini belum memberikan perincian tentang lamanya pembatasan ekspornya, tetapi UNICEF yang menjadi mitra distribusi Covax, mengatakan pada akhir pekan bahwa pengiriman diperkirakan akan dilanjutkan pada Mei.

Keputusan India adalah yang terbaru dari serangkaian kemunduran terkait Fasilitas Covax, yang diandalkan oleh 64 negara miskin, setelah gangguan produksi dan kurangnya kontribusi pendanaan dari negara-negara kaya.

Jokowi sebut rebutan vaksin dengan 215 negara

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan, bahwa RI harus bersaing dengan ratusan negara untuk mendapatkan vaksin covid-19.

“Kita berusaha dari beberapa negara dan itu juga menjadi rebutan 215 negara. Yang kita harus sadar, tidak mudah mendapatkan yang namanya vaksin sekarang ini,” kata Jokowi dilansir Suara, Senin 15 Februari 2021 lalu.

Jokowi mengatakan, hingga saat ini vaksin Covid-19 yang sudah datang ke Tanah Air baru dari satu negara yakni vaksin Sinovac asal China. Namun, pemerintah telah menjalin kerja sama dengan beberapa negara lainnya untuk pengadaan vaksin ini.

Ilustrasi botol vaksin Covid-19. Foto: WFAA-TV
Ilustrasi botol vaksin Covid-19. Foto: WFAA-TV

Jokowi mengaku telah meminta agar produksi vaksin dalam negeri dipercepat.

“Saya juga telah memerintahkan untuk mempercepat produksi vaksin kita sendiri, vaksin Merah Putih, tetapi juga ini ternyata memerlukan waktu. Mungkin baru akhir tahun insyaallah baru diproduksi,” ujar dia.

Menurut Jokowi, vaksinasi dilakukan untuk mencapai kekebalan komunal atau herd immunity. Hal ini merupakan upaya mengakhiri pandemi.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close