Trending

Jokowi sebut PPKM tak efektif, Menkes: Saya hanya sibuk ‘mengepel lantai’

Baru-baru ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan hal yang mengejutkan. Ia menyebut bahwa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa dan Bali tidak efektif.

Hal itu menuai berbagai kontroversi di masyarakat,salah satunya anggota Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (Prodem) Adamsyah Wahab.

Muslima Fest

Lewat tayangan youtube, pria yang kerap disapa Don Adam itu memberi satu jawaban yang sederhana bagi Jokowi. Menurutnya, yang tidak efektif bukan PPKM, tapi pemerintah.

Presiden Jokowi. Foto: Antara
Presiden Jokowi. Foto: Antara

“Kita harus ngomong apa adanya, pemerintah tidak efektif,” tutupnya lewat akun Twitter pribadi, Senin 1 Februari 2021.

Selain Don Adam, tidak efektifnya PPKM pernah diungkapkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi lewat seorang Epidemolog dr Pandu Riyono.

Dalam sebuah wawancara di kanal youtube Hersubeno Arief (Hersuberno point) Rabu 27 Januari 2021. dr Pandu menceritakan analogi menkes Budi soal soal penyebaran covid-19 dan aktivitasnya saat ini di pemerintah.

Budi menganalogikan Indonesia sebagai sebuah rumah dengan atap bocor.

“Apakah kita betul-betul telah berhasil menekan penularan? Menteri kesehatan Budi Gunadi saja bilang kalau dirinya merasa tuh selalu bilang yang beliau kerjakan itu hanya sibuk ‘mengepel lantai’, mempersiapkan RS dan sebagainya.”

“Padahal yang harus saya kerjakan itu membetulkan atapnya yang bocor di tengah angin kencang dan hujan deras. Beliau (Budi Gunadi) sudah punya logika kalau itu bisa ditekan penularannya maka kita bisa mengatasi kolapsnya pelayanan kesehatan.”

Hal itu mengisyaratkan bahwa program pemerintah untuk mengatasi pandemi kurang berjalan baik.

Sebelumnya, Jokowi mengakui pelaksanaan PPKM tidak efektif untuk menekan laju penularan Covid-19. Hal itu terlihat dari masih tingginya penambahan kasus baru selama masa pelaksanaan PPKM.

Di sisi lain, Jokowi juga menyatakan tak mempermasahakan bila perekonomian memurun di saat pembatasan sosial diberlakukan.

Namun ia meminta penurunan pertumbuhan perekonomian juga diiringi dengan penurunan jumlah kasus Covid-19.

Sosok Menkes Budi Gunadi Sadikin. Foto: Antara
Sosok Menkes Budi Gunadi Sadikin. Foto: Antara

“Yang berkaitan dengan PPKM tanggal 11-25 Januari, kita harus ngomong apa adanya ini tidak efektif. Mobilitas juga masih tinggi karena kita memiliki indeks mobility-nya. Sehingga di beberapa provinsi Covid-nya tetap naik,” kata Jokowi melalui video yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Minggu 31 Januari 2021..

Selain itu Jokowi tak masalah perekonomian turun selama kasus Covid-19 berkurang. Namun ia meminta turunnya perekonomian diiringi dengan penurunan kasus Covid-19.

Mulanya Jokowi mengingatkan para menteri agar berhati-hati lantaran perekonomian bisa menurun di tengah penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM).

Kemudian ia mengatakan tak mempermasalahkan bila perekonomian menurun di masa PPKM jika diiringi dengan penurunan kasus Covid-19.

“Yang kedua menurut saya hati-hati ini turun, ekonomi turun, ada PPKM ekonomi turun. Sebetulnya enggak apa-apa (ekonomi turun). Asal Covid-nya juga turun. Tapi ini kan enggak,” ujar Jokowi lewat kanal YouTube Sekretariat Presiden, Minggu 31 Januari 2021.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close