Trending

Jokowi segera reshuffle kabinet, PAN dikasih jatah kursi menteri, ini waktu dan jumlahnya!

Bergabungnya Partai Amanat Nasional (PAN) dengan koalisi pendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) belakangan jadi perbincangan hangat dan disorot sorotan publik. Lantas benarkah PAN bakal mendapat jatah kursi menteri pasca dilakukan reshuffle oleh Jokowi?

Menanggapi mendekatnya PAN ke pemerintahan Presiden Jokowi, Pengamat komunikasi politik sekaligus Dewan Pakar Asosiasi Pembicara Profesional Indonesia Emrus Sihombing memprediksi Presiden Jokowi bakal segera melakukan reshuffle menteri di kabinetnya.

Emrus Sihombing menilai, perombakan kursi menteri itu paling lama bakal dilakukan pada Januari 2022 mendatang.

“Tinggal tunggu waktu (reshuffle), perkiraan saya paling lama awal Januari 2022,” kata Emrus mengutip GenPi pada Senin, 30 Agustus 2021.

Di samping adanya hembusan prediksi soal perombakan jajaran menteri, Emrus juga meyakini bahwa PAN akan mendapat jatah kursi menteri dari Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi. Foto: Antara
Presiden Jokowi. Foto: Antara

Paling tidak, kata dia, PAN sebagai parpol baru yang masuk ke lingkaran pendukung pemerintahan Jokowi bakal mendapat jatah satu kursi menteri.

“PAN akan dapat satu kursi (menteri) di dalam kabinet,” imbuhnya.

PAN luluh ke pelukan koalisi pemerintah

Sebagaimana diketahui sebelumnya, bergabungnya PAN dengan koalisi pendukung pemerintah disampaikan oleh Sekjen Partai NasDem Johnny G Platte.

PAN bergabung setelah mengikuti pertemuan pimpinan partai anggota koalisi pemerintahan dengan Jokowi di Istana Negara, Jakarta.

“Sahabat baru koalisi Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang didampingi Sekjen Eddy Soeparno,” kata Johnny dalam konferensi pers yang disiarkan secara virtual, Rabu (25/8).

Logo PAN. Foto: SuaraCirebon
Logo PAN. Foto: SuaraCirebon

Sementara, Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menilai bahwa ehadiran PAN membawa semangat gotong royong dikala pandemi semakin terasa.

“Pertemuan kali ini selain dihadiri Ketum dan Sekjen dari PDI Perjuangan, Gerindra, Golkar, PKB, Nasdem, PPP, juga dihadiri PAN. Semangat bergotong royong dan memberikan energi positif bagi Pemerintah untuk menangani pandemi sangat terasa,” kata Hasto, mengutip Suara (Jaringan Hops).

Hasto menyampaikan, seluruh ketua umum parpol yang hadir memberikan dukungan kepada Jokowi dalam penanganan pandemi. Terlebih dengan cara membandingkan situasi yang terjadi di sejumlah negara lain.

“Termasuk di dalam mendorong pergerakan pertumbuhan perekonomian nasional. Bagaimanapun, meski pandemi masih sulit diprediksi kapan berakhir, keseimbangan antara penerapan PPKM di beberapa wilayah dengan pertumbuhan perekonomian terus dilakukan, terutama memastikan bagaimana negara hadir dengan mendorong perekonomian rakyat,” tuturnya.

Adapun terkait kehadiran PAN dalam pertemuan tersebut disebut Hasto, sebagai tambahan energi positif bagi koalisi pemerintahan Jokowi-Ma’ruf.

“Kehadiran Pak Zulkifli Hasan dan Bung Eddy Soeparno selaku Ketua Umum dan Sekjen PAN semakin membuktikan bagaimana gotong royong dikedepankan dan kehadiran,” tuturnya.

“Beliau memberikan energi positif bagi konsolidasi pemerintahan Presiden Jokowi dan KH Ma’ruf Amin yang sangat penting di tengah Pandemi. Dari dialog antar ketum Parpol dengan Presiden Jokowi selain memperkuat optimisme juga merupakan tradisi baik dalam demokrasi Pancasila,” sambungnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close