Sport

Ducati akui ogah buka peluang bagi Jorge Lorenzo

Paolo Ciabatti yang menjabat Direktur Olahraga Ducati mengungkap ogah untuk membuka peluang bagi Jorge Lorenzo. Dirinya mengakui bahwa Jorge Lorenzo telah menjadi milik Yamaha.

Sebelumnya Jorge Lorenzo digadang memiliki peluang untuk kembali berkarir di pentas balap MotoGP 2021. Peluang tersebut beredar meski pembalap asal Spanyol tersebut baru  saja memutuskan untuk menggantungkan helmnya dari balap motor bergengsi di dunia.

Jorge Lorenzo Foto: Ist

Berhentinya Lorenzo pada akhir musim balap 2019, tak lepas dari rentetan hasil buruk yang diraihnya bersama tim Repsol Honda. Kemenangan yang menjadi target Lorenzo tak mampu dicapainya sehingga minim dari podium selama seri balap 2019.

Meski telah berhenti di lintasan secara resmi, Lorenzo mengambil peluang tetap masuk ke dalam lintasan meski tak menyandang sebagai pembalap resmi. Lorenzo kini menjadi pembalap test bagi tim Satelite Yamaha, hal inilah yang membuat Ciabatti enggan memberi peluang bagi Lorenzo.                     

“Dia sekarang adalah pembalap Yamaha. Tidak, saya akan mengatakan itu sudah cukup,” ujar Ciabatti, sebagaimana dikutip dari GP One jumat 3 April 2020.

Jorge Lorenzo Foto: ist

Ciabatti juga tidak heran dengan keputusan Lorenzo yang kembali ke lintasan dengan menerima tawaran dari Yamaha meski sebagai pembalap penguji. Namun dirinya ingin melihat apa yang bisa dilakukan Lorenzo di Yamaha sebagai pembalap penguji. Baca Juga: Valentino Rossi karantina mandiri, ini harapannya untuk MotoGP

“Tidak mengherankan bagi saya bahwa dia menerima kontrak dari Yamaha sebagai pembalap penguji. Kami tahu bahwa Lorenzo tidak merasa baik dengan Honda dan juga terluka,” tukasnya.

Perjalanan Jorge Lorenzo di MotoGP

Jorge Lorenzo merupakan pembalap kelahiran Palma de Mallorca pada 4 Mei 1987. Petualangannya di dunia balap dimulai pada tahun 2002, dimana Lorenzo memutuskan terjun di kancah balap dengan menunggangi motor di kelas 125 cc.

Jorge Lorenzo Foto: Ist

Karir di dunia balap tentu tak semulus aspal lintasan sirkuit. Dimana tahun pertama mengaspal di lintasan, Lorenzo tampil buruh dan hanya meraih posisi akhir. Kegagalan itulah yang membuat tekad Lorenzo sebagai pembalap kawakan terus diasahnya.

Hingga tahun 2005, prestasi Lorenzo kian gemilang dan mendapatkan promosi untuk bisa naik kelas dan tampil di balap 250 cc. Kepiawaiannya dalam bermanuver, membawanya menjadi unggulan di setiap seri kelas 250 cc yang diselenggarakan.

Gelar juara pun pernah disandangnya pada tahun 2006 dan 2007, dan kembali membawa jalan mulus untuk bisa masuk ke MotoGP bersama pembalap ternama seperti Valentino Rossi di tahun 2008 dengan membela tim Yamaha.

Torehan yang cukup membanggakan terus diperlihatkan Lorenzo, dan pernah di dapuk sebagai pembalap kelas dunia. Karirnya tak pernah lepas dari podium 4 besar selama balapan di MotoGP, serta mengantarkan predikat juara dunia pada tahun 2010, 2012 dan 2015.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close