Trending

Juru wabah: Pak Anies stres kali waktu isolasi

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sudah menjalani isolasi lebih dari 20 hari. Namun sampai hari ini Anies masih terus menjalani isolasi mandiri di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta Manteng Jakarta Pusat, padahal umumnya isolasi Covid-19 paling tidak 14 hari alias dua pekan. Epidemiolog menduga Anies stres dan menyebabkan imunitasnya menurun sehingga isolasinya bertambah.

Epidemiolog Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Tri Yunis Miko Wahyono mengungkapakan dugaan kondisi psikologis Anies itu.

Pak Anies stres kali

Momen Anies Baswedan dijenguk keluarga. Foto: Instagram
Momen Anies Baswedan dijenguk keluarga. Foto: Instagram

Anies Baswedan tercatat sudah 21 hari menjalani isolasi mandiri di rumah dinas gubernur sejak 1 Desember 2020. Selama isolasi, Anies terpisah dengan keluarga yakni istri dan anak-anaknya.

Tro Yunis menduga lamanya Anies menjalani isolasi lantaran imunitas mantan Menteri Pendidikan itu menurun, dampaknya Anies menurun dan lebih lemas.

“Pada waktu isolasi Pak Anies stres kali. Jadi daya tahannya menurun,” ujar si epidemiolog kepada Suara.com, jaringan Hops.ID, dikutip Senin 21 Desember 2020.

Inkubasi mestinya 14 hari

Momen Anies Baswedan dijenguk keluarga. Foto: Instagram
Momen Anies Baswedan dijenguk keluarga. Foto: Instagram

Sesuai ketentuan dari otoritas kesehatan, masa inkubasi virus Covid-19 setidaknya 14 hari. Malah menurut aturan Kementerian Kesehatan, isolasi untuk pasien Covid-19 tanpa gejala cukup 10 hari saja. Nah Anies ini masuk dalam orang tanpa gejala, seharusnya cukup 10 hari tapi ini sudah dua kali lipat masih menjalani isolasi.

Meski isolasi lebih dari 14 hari, menurut Tri Yunis Miko, apa yang dialami Anies hal yang wajar tak ada yang aneh gitu.

Namun, jika hasil swab menunjukan lebih dari itu, maka masa isolasi harus tetap dijalankan.

“Selama diperiksa dan swab di tenggorakan dan hidung masih ada virus Covid-19 ya apa yang bisa dikatakan sembuh,” kata ujar Tri Yunis Miko.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengumumkan positif Covid-19 melalui media sosialnya pada Desember 2020. Sebelumnya Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria juga positif Covid-19. Setelah wakilnya, giliran Anies Baswedan isolasi mandiri.

Dalam siaran di akun Youtube, Anies Baswedan memgumunkan telah positif Covid-19.

“Saya memilih umumkan pada kesempatan pertama pada hari ini. Sebagaimana saya sampaikan apa adanya transparan, sejak Maret dalam penanganan Covid-19 diberikan secara lengkap, kebijakannya juga. Begitu juga menyangkut situasi yang saya hadapi ini,” ujar Anies

Anies mengatakan begitu positif Covid-19 dia memilih isolasi mandiri di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta di Menteng, Jakarta Pusat. Anies akan sendirian berada di rmah dinas gubernur, sedangkan keluarganya akan tetap tinggal di rumah pribadi.

Selama isolasi, dia memastikan tetap bekerja memastikan roda pemerintahan Ibu Kota berjalan. Anies bakal memantau pemerintahan secara daring.

“Saya bekerja secara virtual di rumah dinas, pimpin rapat secara virtual dan memang sejak Maret kita terbiasa bekerja virtual dan saya pastikan tak akan ada gangguan dalam proses pengambilan keputusan dan proses pemerintahan,” ujarnya.

Mengingat dia dan wakilnya positif Covid-19, maka unit kantor Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta bakal ditutup dari akses publik. Namun demikian gedung utama Balai Kota DKI Jakarta akan tetap buka untuk melayani masyarakat dan menjalani proses pemerintahan DKI Jakarta.

“Sesuai protokol dan aturan yang ditetapkan, unit kantor gubernur akan ditutup sebagaimana unit kantor wagub juga sudah ditutup. Unit kantor gubernur dan wagub ini terpisah dari gedung utama balai kota di mana staf bekerja, itu tetap beroperasi dengan protokol kesehatan, supaya proses pemerintahan berjalan dengan baik,” jelas Anies.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close