Hot

Kakek Suhud ngaku jualan juz amma hingga kakinya sakit, tetangga: Gak sesuai kenyataan, sehari-hari dia…

Salah satu tetangga Kakek Suhud, Yuli mengungkapkan pernyataan berbeda dari pengakuan Kakek Suhud, pria yang viral karena dimarahi oleh Baim Wong. Sebelumnya, Kakek Suhud mengaku tidak ingin meminta uang kepada Baim namun ia hanya ingin menawarkan dagangannya yakni juz amma.

Kakek Suhud juga merasa keberatan jika Baim menyebutnya memepet motornya. Pasalnya, Kakek Suhud mengaku kakinya sakit hingga motornya sudah tua. Di sisi lain, para tetangga tak pernah melihat Kakek Suhud jualan. Seperti apa penjelasan lengkapnya? Simak ulasan berikut.

Kakek Suhud pekerjaan

Nama Kakek Suhud masih menjadi perbincangan jagat maya setelah video dalam YouTube Baim Wong viral di berbagai sosial media. Pasalnya, Baim menyebut si kakek sebagai pengemis. Padahal, Kakek Suhud mengaku hanya ingin menawarkan dagangannya, yakni buku agama.

Ia pun muncul di depan publik dan mengungkapkan identitasnya. Kata Kakek Suhud, dirinya berjualan buku agama dalam kegiatan sehari-hari.

Kakek Suhud. Foto: YouTube Intens Investigasi
Kakek Suhud. Foto: YouTube Intens Investigasi

“Saya enggak kerja, saya sudah pensiun dari tahun 2012. Umur saya kan udah memasuki 70 tahun, dari Senin sampai Kamis saya menjajakan buku ada yang per paket, karena dalam masa pandemi ini agak sulit, orang mending beli makanan daripada beli buku. Tiap hari saya gitu aja muter, kadang saya bawa lima, enam buku-buku macam Hadist, Perjalanan Rasulullah, Nabi-nabi gitu,” kata Kakek Suhud melansir YouTube Intens Investigasi pada Kamis (14/10/21).

Tetangga Kakek Suhud

Yuli selaku tetangga Kakek Suhud kemudian merasa keberatan dengan apa yang sudah Kakek Suhud katakan kepada publik.

“Dari apa yang dia omongin itu, yang saya enggak suka mungkin dari warga yang katanya dia bilang dengerin ngaji, dengerin salawat, jangan hal seperti itu dimasukin ke media, kan kita kan tujuan kita kemana? Enggak usah tujuannya ke situ,” kata Yuli, tetangga Kakek Suhud.

Menurut Yuli, pernyataan Kakek Suhud tidak sesuai dengan kenyataan. “Kita tahu sehari-harinya dia, dan enggak sesuai sama yang diomongin, sama kenyataannya. Tapi kalau sesuai kita enggak mungkin berani seperti ini enggak mungkin, kita nyata nyata aja kalau ngomong. Bukannya kita berpihak ke Baim, cuman caranya berbeda, caranya juga salah.”

Beberapa pernyataan Kakek Suhud yang dinilai Yuli tidak sesuai kenyataan adalah soal dirinya jualan buku agama hingga kakinya sakit. Selain itu, Yuli juga merasa keberatan dengan Kakek Suhud yang mengaku membiayai kakak hingga anak-anaknya yang sudah besar.

Yuli, tetangga Kakek Suhud. Foto: YouTube Intens Investigasi
Yuli, tetangga Kakek Suhud. Foto: YouTube Intens Investigasi

“Kemarin itu kan dia bilang dagang, dia juga bilang kakinya sakit, katanya dia ngebiayain saudaranya yang dimana sih, kakaknya dia. Dan juga anak-anaknya, mungkin untuk bantuan ya makannya saya bilang jangan salah pilih bantu orang, dilihat dulu kenapa harus bapaknya yang kerja, kenapa enggak anak-anaknya, yang bikin saya keberatan itu,” ujarnya.

Lebih jauh, Yuli menyebut tidak ada warga setempat yang mengetahui kalau Kakek Suhud berjualan buku.

“Kita bingung kalau dagang karena enggak pernah kelihatan, warga di sini enggak ada yang tahu. Makannya orang-orang pada nanya ’emang benar jualan buku’ kita enggak pernah tahu karena dia jalan, jalan aja, dia enggak pernah nenteng buku,” pungkas Yuli, salah satu tetangga Kakek Suhud.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close