Entertainment

Kangen Band diteliti profesor Australia, judulnya bikin salfok

Kangen Band melejit lewat lagu-lagu balad yang dinyanyikan oleh Andika Mahesa. Meski beberapa lagunya laris manis, band beraliran pop Melayu ini juga sering dicerca. Dipandang sebelah mata di dalam negeri, siapa sangka Kangen Band menjadi inspirasi seorang profesor Australia.

Profesor Emma Baulch menjadikan Kangen Band sebagai subyek penelitian. Enggak main-main, hasil penelitiannya diterbitkan dalam jurnal internasional SAGE journals. Info ini dibeberkan oleh akun @Bukan_Raihan di Twitter pada Senin, 29 Juni 2020.

Baca juga: Via Vallen ancam pembakar mobilnya: Awas ya kamu kena!

Penelitian bereputasi tinggi

Penelitian tentang band asal Melayu tersebut tercantum di jurnal internasional. “Kangen Band pernah menjadi subjek penelitian oleh profesor Australia terkait pop melayu dengan konsumerisme di Indonesia. Jurnalnya sekarang terindeks Scopus Q1 dan bisa diakses di SAGE journals,” cuit @Bukan_Raihan, dikutip dari Suara.com, Selasa, 30 Juni 2020.

Penelitian itu bereputasi tinggi, terindeks Scopus Q1. Scopus merupakan indeks jurnal internasional. Untuk diterbitkan di sana, artikel-artikel ilmiah dari seluruh dunia diseleksi secara ketat berdasarkan kualitas dan dampaknya. Hal itu memberikan reputasi tinggi bagi para peneliti.

Ada empat klusterisasi kualitas jurnal di Scopus, yang disebut dengan istilah Quartile (Q): Q1, Q2, Q3, dan Q4. Makin kecil angka kuartilnya, makin tinggi kualitas artikel ilmiah tersebut.

Judulnya bikin salfok

Warga Twitter dibuat takjub dengan hal itu. Enggak disangka, band yang sering disebut alay itu bisa jadi bahan penelitian berkualitas tinggi di internasional.

Ada yang enggak kalah menarik, yaitu judul artikel ‘Longing Band play at Beautiful Hope’. Nama Kangen Band diterjemahkan menjadi Longing Band. Artikel tersebut dipublikasikan pada 8 Februari 2013. Peneliti meneliti hubungan antara konsumerisme orang Indonesia dengan meningkatkan ketenaran band para pemuda dari kampung yang menamakan diri mereka Kangen Band.

“Judul jurnalnya lebih unik lagi, kalau diterjemahkan jadinya “Kangen Band main di Harapan Indah (Bekasi)”. Yes, kamu bisa buat jurnal cukup dengan nonton live Kangen Band di Harapan Indah (Scopus Q1 lagi),” tambah @Bukan_Raihan.

Andika Mahesa eks Kangen Band
Andika Mahesa ‘babang tamvan’ eks Kangen Band. Photo: Instagram @babang_andikamahesa

Ribuan akun me-retweet dan menimpali cuitan tersebut. @Yoddn: Next level being a band: research subject.@RdAmri20: Panutanq babang tamvan my lord. @sigitekayunanda: Longing band dong huhu. @Besibusy: Scopus Q1, wah keren banget!!!!! @MadPopuri: Untung bukan Missing Band.

Pesona Andika

Bicara Kangen Band, enggak terlepas dari karisma mantan vokalisnya, Andika. Dia selalu dikelilingi wanita-wanita cantik. Ditanya soal pesonanya, pelantun Yolanda ini menjawab dengan kocak.

“Mungkin dari beribu wanita yang suka sama gue ya matanya siwer, atau gimana gue nggak tahu,” katanya saat ditemui beberapa waktu lalu. Dia sendiri merasa bingung bagaimana bisa dikagumi oleh kaum Hawa, padahal fisiknya enggak seberapa. “Gue bingung aja, padahal gue ngaca aja takut. Cuma cewek ada yang mau itu anugerah dan nggak bisa gue hilangin. Gua bersyukur lah.”

Dia mengira, disukai bukan karena wajah tapi dari sikap dan penampilan. “Karena orang suka sama gue bermacam macam. Suka sama gayanya, bajunya, rambutnya, suaranya,” kata pria yang punya julukan Babang Tamvan ini.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close