Trending

Kapolres Nunukan hajar anak buahnya pernah selamat dari ledakan gudang amunisi

AKBP Syaiful Anwar telah dicopot dari jabatannya sebagai Kapolres Nunukan, gegera menghajar anak buahnya. Perwira itu emosi lantaran anak buahnya nggak becus bertugas saat zoom meeting. Kapolres Nunukan pernah lho selamat dari insiden ledakan gudang amunisi gitu.

Nah ternyata jejaknya mantan Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar pernah lolos dari tragedi ledakan gudang amunisi lho. Dia nggak kena luka parah walau jaraknya dari gudang peluru itu 50 meter.

Muslima Fest

Eks Kapolres Nunukan dan gudang amunisi

AKBP Syaiful Anwar selamat dari tragedi ledakan gudang amunisi saat dia bertugas di Brimob Polda Jateng. Insiden ini terjadi pada 14 September 2019. Pada pukul 07.00, gudang amunisi Brimob Srondol, Semarang, meledak.

Kapolres Nunukan, Syaiful Anwar.
Kapolres Nunukan, Syaiful Anwar.

Nah saat ledakan terjadi, dikutip dari Suara.com, AKBP Syaiful Anwar kala itu menjabat sebagai Komandan Batalyon Gegana Polda Jawa Tengah. Rumah dinasnya berjarak 50 meter dari gudang amunisi.

Saat ledakan terjadi, AKBP Syaiful melihat kejadian itu dari jendela rumah dinasnya. Perwira Brimob ini kena serpihan kaca di tangan dan kepala. Untungnya hanya luka ringan saja.

Latar belakang AKBP Syaiful Anwar adalah Brigade Mobil atau Brimob. Syaiful lulus dari AKpol 1999. Tugas pertamanya adalah di Korps Brimob Polri.

Setahun selanjutnya, Syaiful menempuh pendidikan dasar perwira Brimob. Pada 2003, Syaiful menjabat Komandan Batalyon C Pelopor Satbrimob Jawa Tengah. Setahun kemudian, Syaiful mutasi jadi Komandan Batalyon Gegana Polda Jawa Tengah.

Kapolres Nunukan ngamuk hajar anak buah

Kabid Humas Polda Kalimantan Utara, Kombes Budi Rachmad mengungkapkan masalah sepele yang membuat Kapolres Nunukan ngamuk hajar anak buahnya.

“Brigadir SL bertugas di TIK Polres, biasanya siapkan acara zoom meeting, tapi yang bersangkuatn tak laksanakan tugas dengan baik. Yang bersangkutan meninggalkan tempat zoom meeting yang harusnya ia awasi. Brigadir SL malah berpindah tempat saat dikontak tidak aktif (HP-nya). Dicari-cari tidak ada, tapi kemudian malah ditemukan di aula. Maka Kapolres kecewa akumulasinya, sampai melakukan tindakan tercela,” jelas Kombes Budi dalam keterangannya di wawancarai tvOne, Selasa 26 Oktober 2021.

Kaolres Nunukan hajar anak buahnya. Foto: Tangkapan layar
Kaolres Nunukan hajar anak buahnya. Foto: Tangkapan layar

Kombes Budi mengatakan menurut keterangan AKBP Syaiful Anwar yang sudah dicopot dari jabatannya sebagai kapolres, Brigadir SL sudah diminta untuk stand bu di aula, menjaga jaringan internet bisa terjaga selama acara zoom meeting.

“Perintah itu tidak dilaksanakan, HP-nya malah tidak aktif,” jelasnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close