Trending

Jejak karier Jaksa Nanang, penuntut Habib Rizieq yang meninggal

Salah satu jaksa penuntut umum kasus Habib Rizieq, Jaksa Nanang Gunaryanto meninggal dunia. Akun media sosial Kejaksaan Agung mengumumkan wafatnya Jaksa Nanang. Si jaksa Habib Rizieq itu meninggal di Rumah Sakit Bateshda di Yogyakarta Jumat 16 Juli 2021 pada pukul 06.00 WIB. Tidak disebutkan penyebabnya apa Jaksa Nanang meninggal dunia. Bagaimana perjalanan karier Jaksa Habib Rizieq ini ya.

Karier jaksa Nanang terakhir di korps Adhyaksa adalah Kasubdit Penuntutan TPUL Pidana Umum Kejaksaan Agung. Perjalanan karier jaksa Nanang tercatat beberapa kali menjabat kepala kejaksaaan negeri kemudian berlanjut ke tingkat kejaksaan tinggi dan sampai ke Kejaksaan Agung.

Muslima Fest

Perjalanan karier Jaksa Nanang penuntut Habib Rizieq

Jaksa Nanang Gunaryanto
Jaksa Nanang Gunaryanto saat menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Surakarta. Foto Facebook Kantor Imigrasi Surakarta.

Dalam catatan dokumentasi laman kejaksaan, penelusuran menemukan jaksa Nanang beberapa kali menjabat kepala kejaksaan negeri dan pernah juga menjabat di tingkat kejaksaaan tinggi lho Sobat Hopers.

Berikut beberapa jabatan jaksa Nanang sebagaimana ditelusuri dari laman kejaksaan.

  1. Kepala Kejaksaan Negeri Daik Lingga, Kepulauan Riau
  2. Kepala Kejaksaan Negeri Surakarta Jawa Tengah
  3. Kepala Kejaksaaan Negeri Kabupaten Semarang Jawa Tengah
  4. Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau
  5. Koordinator Kejaksaan Tinggi Jawa Barat
  6. Kasubdit Penuntutan TPUL Pidana Umum Kejaksaan Agung.

Nama jaksa Nanang menjadi populer lantaran dia masuk sebagai salah satu 12 jaksa penuntut umum kasus tes swab Habib Rizieq RS UMMI Bogor.

Dalam kasus ini majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan vonis 4 tahun penjara untuk Habib Rizieq.

Selain itu, jaksa Nanang juga merupakan salah satu dari 10 jaksa penuntut umum kasus pidana umum menantu Habib Rizieq, Muhammad Hanif Alatas bin Abdurrachman Alatas.

JPU Habib Rizieq

Jaksa Nanang Gunaryanto
Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang, Nanang Gunaryanto (paling kiri). Foto Facebook /Junaedi Humas

Jaksa Nanang merupakan salah satu dari 12 JPU dalam kasus tes swab Habib Rizieq di RS UMMI Bogor. Dalam kasus ini Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur memvonis HRS 4 tahun penjara.

Ke-12 jaksa yang dimaksud yaitu Baringin Sianturi, Syahnan Tanjung, Nanang Gunaryanto, Teuku Rahman, Tedhy Widodo, Deddy Sunanda, Hafiz Kurniawan, Heru Saputra, Muhammad Syarifuddin, Hangrengga Berlian, Sulvia Triana Hapsari dan Diah Yuliastuti.

Tim JPU menuntut majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan vonis 6 tahun penjara bagi Habib Rizieq.

Tapi akhirnya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur memvonis Habib Rizieq Syihab pidana penjara 4 tahun dalam perkara dugaan penyiaran kabar bohong tes swab di RS UMMI Bogor. Atas putusan majelis hakim vonis 4 tahun, Habib Rizieq dengan tegas menyatakan menolak putusan majelis hakim tersebut.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur memvonis terdakwa Habib Rizieq 4 tahun penjara dalam kasus penyiaran kabar bohong hasil tes swab di RS UMMI Bogor.

“Menyatakan terdakwah Habib Rizieq Syihab telah terbukti secara sah dan meyakinkan turut serta dalam tindak tindak pidana menyiarkan pemberitahuan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat. Dengan ini majelis menjatuhkan pidana penjara selama 4 tahun,” ujar majelis hakim dikutip dari siaran live streaming Youtube Refly Harun, Kamis 24 Juni 2021.

Setelah membacakan vonis terbukti bersalah, majelis hakim menyampaikan tiga opsi kepada terdakwa Habib Rizieq, salah satunya apakah mau mengambil opsi memohon pengampunan Presiden.

“Saudara punya hak atas putusan ini, pertama hak menerima atau menolak putusan saat ini juga dengan ajukan banding. Kedua, hak pikir-pikir selama satu minggu untuk menentukan sikap banding atau tidak,” kata majelis hakim.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close