Trending

Daftar kekayaan 6 menteri baru Jokowi, aset Sandiaga Uno bikin geleng-geleng

Sandiaga Uno punya aset triliunan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan perombakan kabinet. Lewat konferensi pers yang dilakukan Jokowi secara virtual di Istana Merdeka, ia menjelaskan alasan dirinya melakukan perombakan beberapa posisi di kementerian.

“Saya bersama-sama dengan Wapres ingin mengumumkan menteri-menteri baru yang akan duduk di anggota kabinet Indonesia Maju. Saya akan memperkenalkan satu persatu,” kata Jokowi Selasa 22 Desember 2020.

Pertama Jokowi menyebut nama Sandiaga Uno yang menggantikan posisi Wishnutama sebagai menteri Parekraf.

Jokowi saat umumkan nama enam menteri baru. Foto: YouTube Sekretariat Presiden

Selain Sandiaga Uno, Jokowi memperkenalkan Tri Rismaharini alias Risma yang ditunjuk menjadi Mensos. Kemudian, Budi Gunadi Sadikin yang menjadi Menkes.

Lalu Yaqut Cholil akan menjadi Menag untuk menggantikan Fachrul Razi.

“Kelima, Wahyu Sakti Trenggono. Beliau sekarang ini Wamenhan dan akan kita berikan tanggung jawab untuk menjadi Menteri KP,” kata Jokowi.

Terakhir, Dubes RI untuk AS M. Lutfi bakal menjadi Mendag.

Tak cuma kiprah para menteri baru, yang juga jadi sorotan adalah jumlah laporan harta kekayaan. Dilansir laman ANTARAnews, Penyelenggara Negara (LHKPN) di situs resminya membeberkan bahwa enam orang menteri baru pada Kabinet Indonesia Maju pernah melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berikut harta kekayaan enam menteri baru tersebut.

Tri Rismaharini

Walikota Surabaya Tri Rismaharini
Walikota Surabaya Tri Rismaharini Foto: Antara

Risma terakhir melaporkan kekayaannya ke KPK pada tanggal 27 Maret 2019 atas kekayaan yang diperolehnya selama tahun 2018 sebagai Wali Kota Surabaya senilai Rp7,1 miliar.

Harta Risma terdiri tanah dan bangunan senilai Rp6,4 miliar, alat transportasi dan mesin (dua unit mobil) Rp985 juta, harta bergerak lainnya Rp85 juta serta kas dan setara kas Rp580 juta. Ia juga tercatat memiliki utang senilai Rp952 juta.

Sandiaga Salahuddin Uno

Sandiaga Uno. Foto: Tangkapan layar Youtube Atta Halilintar
Sandiaga Uno. Foto: Tangkapan layar Youtube Atta Halilintar

Sandiaga terakhir melaporkan kekayaannya ke KPK pada tanggal 14 Agustus 2018 sebagai calon penyelenggara negara atau Calon Wakil Presiden RI senilai Rp5,09 triliun.

Sandiaga memiliki harta berupa tanah dan bangunan senilai Rp191 miliar, alat transportasi dan mesin (dua unit mobil) Rp325 juta, harta bergerak lainnya Rp3,2 miliar, surat berharga Rp4,7 triliun, kas dan setara kas Rp495 miliar, dan harta lainnya Rp41 miliar. Ia juga tercatat memiliki utang Rp340 miliar.

Budi Gunadi Sadikin

Sosok Menkes Budi Gunadi Sadikin. Foto: Antara
Sosok Menkes Budi Gunadi Sadikin. Foto: Antara

Budi terakhir melaporkan kekayaannya ke KPK pada tanggal 17 Maret 2020 sebagai Wakil Menteri BUMN senilai Rp161 miliar.

Ia tercatat mempunyai harta terdiri atas tanah dan bangunan senilai Rp89 miliar, alat transportasi dan mesin (tiga unit mobil) Rp1,02 miliar, harta bergerak lainnya Rp4,3 miliar, surat berharga Rp63,2 miliar, serta kas dan setara kas senilai Rp4,2 miliar.

Yaqut Cholil Qoumas

JANGAN DIPAKAI> BURAM
Ketua GP Ansor Yaqut Cholil Coumas. Foto: Ansor News via Suara.

Ia terakhir melaporkan kekayaannya ke KPK pada tanggal 19 Juni 2019 atas kekayaan yang diperolehnya selama tahun 2018 sebagai anggota DPR RI 2014—2019 dari Fraksi PKB senilai Rp936 juta.

Yaqut memiliki harta terdiri atas tanah dan bangunan senilai Rp47 juta, alat transportasi dan mesin (dua unit mobil) Rp882 juta, harta bergerak lainnya Rp1,5 juta, serta kas dan setara kas Rp5,8 juta.

Sakti Wahyu Trenggono

Sakti Wahyu Trenggono dipilih jadi Menteri Kelautan dan Perikanan
Sakti Wahyu Trenggono dipilih jadi Menteri Kelautan dan Perikanan. Foto Kemenhan.

Sakti terakhir melaporkan kekayaannya ke KPK pada tanggal 16 Januari 2020 sebagai Wakil Menteri Pertahanan senilai Rp1,9 triliun.

Ia mempunyai harta berupa tanah dan bangunan senilai Rp54 miliar, alat transportasi dan mesin (lima unit mobil dan satu unit motor) Rp6,1 miliar, harta bergerak lainnya Rp16,2 miliar, surat berharga Rp1,6 triliun, kas dan setara kas Rp141,7 miliar, dan harta lainnya Rp61,5 miliar.

M. Lutfi

Lutfi terakhir melaporkan kekayaannya ke KPK pada tanggal 30 Oktober 2014 sebagai Menteri Perdagangan Kabinet Indonesia Bersatu II senilai Rp123,5 miliar.

Harta Lutfi terdiri atas tanah dan bangunan senilai Rp37,7 miliar, alat transportasi dan mesin (dua unit mobil dan satu unit motor) Rp2 miliar, harta bergerak lainnya Rp8,6 miliar, surat berharga Rp85,7 miliar, serta giro dan setara kas Rp2,5 miliar. Ia saat itu juga tercatat memiliki utang senilai Rp13,1 miliar.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close