Trending

Kemungkinan Pilpres 2024 Megawati gandeng JK, RH: Sehat walafiat, politisi itu tak pernah mati

Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun mebeberkan ada kemungkinan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang, Megawati Soekarnoputri bakal ikut meramaikan dan menggandeng Jusuf Kalla (JK).

Alasannya, kata Refly, meski usia kedua tokoh tersebut terbilang sudah tua, namun mereka masih dalam kondisi sehat walfiat sehingga ada kemungkinan akan mengarah kepada dua tokoh politik tersebut.

Bila mengacu pada isu yang beredar di publik, Megawati sempat digadang-gadang bakal bersanding pada Pilpres 2024 dengan sejumlah tokoh seperti Sandiaga Uno hingga Ganjar Pranowo.

Namun Refly beranggapan, khusus untuk pasangan Megawati Prabowo Subianto, dia meyakini tidak akan terjadin, lantaran Ketum Partai Gerindra tersebut tidak ingin hanya dijadikan sebagai calon wakil presiden.

“Megawati masih sehat walafiat, bukan tidak mungkin yang maju sebagai calon presiden Megawati Soekarnoputri dari koalisi istana. Hanya memang tidak mungkin lagi berpasangan dengan Prabowo Subianto karena dia pasti sudah harga mati menjadi calon presiden atau tidak sama sekali. Yang tadinya kita menggadang-gadang Puan Maharani bersama Sandiaga Uno, bisa jadi Megawati-Sandiaga Uno, atau tiba-tiba Megawati – Ganjar Pranowo,” kata Refly Harun dalam sebuah video yang diunggah di saluran YouTube miliknya.

“Tapi kita ketahui, PDIP terlalu riskan kalau hanya mengusung kadernya sendiri tanpa melibatkan partai lain. Tapi yang ingin saya bahas dalam kesempatan ini, jangan tutup peluang Megawati dan Jusuf Kalla. Bisa jadi tiba-tiba orang yang sudah lanjut usia ini justru kembali bertarung dalam Pemilu 2024 mendatang. JK akan berusia 82 tahun dan Mega akan berusia 77 tahun itu justru kembali bertarung ke dalam pemilihan presiden dan wakil presiden,” sambungnya.

Jusuf Kalla. Foto: Antaranews
Kemungkinan Pilpres 2024 Megawati gandeng JK, RH: Sehat walafiat, politisi itu tak pernah mati | Jusuf Kalla. Foto: Antaranews

Relfy mengatakan, Megawati dan Jusuf Kalla sebagai seorang politikus sebenarnya tidak pernah mati, namanya bakal selalu hidup dan dikenal masyarakat. Apalagi keduanya sempat menjabat di kursi pemerintahan yang cukup strategis.

Meski beberapa waktu lalu nama Puan Maharani diprediksi kuat bakal ikut Pilpres 2024 mendatang, namun rupanya hal itu bakal sulit terwujud lantaran elektabilitasnya yang merosot.

“Karena yang namanya politikus itu kan tidak pernah mati. Jadi dia senantiasa hidup, apalagi kalau kita kaitkan dengan elektabilitas Puan Maharani yang masih susah terdongkrak,” ujarnya.

Kemungkinan besar terkait dua tokoh yang bakal maju dalam Pilpres tersebut, namanya memang jarang didengar karena banyak orang yang tidak mengira.

“Memang Megawati dan Jusuf Kalla tidak pernah disebut-sebut sebagai calon presiden di dalam survei karena orang tidak membayangkan mereka bakal nyalon lagi,” tuturnya.

Fenomena pemimpin negara berusia tua

Meski begitu apabila mengacu pada fenomena kemenangan Perdana Menteri Malaysia Mahatir Muhammad dan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, bukan tidak mungkin seseorang dengan usia yang tua bakal dipilih kembali untuk memimpin sebuah negara.

“Tapi bukan tidak mungkin fenomena Mahatir Muhammad dan Joe Biden ini merangsang mendorong mereka untuk bertarung kembali. Apalagi bagi Megawati dia bakal melihat, barangkali saingan-saingan dia tidak banyak lagi karena kemarin hanya Jokowi yang popularitasnya di atas dia, kemudian juga Prabowo. Kalau dia waktu itu tidak mengalah ke Jokowi bisa saja dia kalah dan PDIP tidak berkuasa. Tapi sekarang, di 2024 Jokowi tidak bisa maju lagi karena sudah dua periode,” tuturnya.

Terlebih Refly mengungkapkan, Megawati sebenarnya punya peluang besar untuk berkuasa selama dua periode karena menurut pasal konstitusi yang berlaku, dia belum terhitung menjalani jabatan sebagai presiden selama satu periode penuh.

“Perlu kita catat adalah bahwa Megawati tetap punya peluang karena bahkan dia belum pernah menjalani satu periode secara penuh, jadi bisa dua periode sesungguhnya kalau kita menafsirkan pasal konstitusi mengenai jabatan itu. Karena itu Megawati bisa dua periode lagi,” ucap Refly.

Sedangkan untuk Jusuf Kalla, dia juga bisa mencalonkan diri sebagai presiden karena sebelumnya baru menjabat sebagai wakil presiden selama dua periode.

“Sementara JK bisa dua periode lagi, karena belum pernah menjadi seorang presiden. Untuk jadi wakil presiden tidak bisa lagi, tapi kalau berminat jadi presiden masih bisa dua periode, karena kalau kita bicara usia, usia itu tergantung kan,” ujar Refly.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri
Kemungkinan Pilpres 2024 Megawati gandeng JK, RH: Sehat walafiat, politisi itu tak pernah mati | Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Foto pdiperjuangan.id

Walaupun banyak yang meragukan, namun pengalaman Jusuf Kalla di dunia pemerintahan sangatlah baik. Bahkan bisa jadi kinerja JK lebih bagus daripada tokoh politik lainnya yang masih muda.

Oleh sebabnya, tak menutup kemungkinan Megawtai dan Jusuf Kalla bakal ikut meramaikan kembali dalam Pilpres 2024 mendatang.

Kalau kinerja dia bagus, pengalamannya lebih senior bisa saja Jusuf Kalla malah lebih bagus daripada anak-anak muda. Banyak calon pemimpin bangsa yang saat ini sesungguhnya masih punya peluang untuk menjadi calon presiden dan wakil presiden,” tandasnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close