Unik

Kenapa ada awan jamur saat ledakan bom atom? Ini jawabannya

Belum lama ini terjadi ledakan di sebuah kawasan pelabuhan di Beirut, Lebanon yang memakan banyak korban jiwa. Ledakan menghasilkan bumbungan awan berbentuk jamur tinggi ke langit.

Coba perhatikan video ledakan yang terjadi di Beirut ataupun foto-foto hasil ledakan yang ditimbulkan oleh bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki pada Perang Dunia II 1945 silam.

Baca juga: Datang ke YouTube’s Got Talent, Coki dan Muslim sindir deretan YouTuber ini

Adakah persamaannya? Ya, kamu benar. Pada ledakan-ledakan tersebut selalu tercipta awan yang membumbung ke langit. Awan tersebut berbentuk seperti jamur raksasa di langit.

Awan yang seperti jamur itu disebut pyrocumulus. Lalu, bagaimana awan pyrocumulus ini terbentuk?

Melansir dari National Geographic Indonesia pada Kamis, 8 Agustus 2020, Ledakan bom atom menghasilkan gas panas yang terbakar dan membentuk bola.

Nuclear weapons test. Foto: WikiImages di Pixabay

Nah, sambil membumbung tinggi ke atas, bola ini juga berakselerasi ke segala arah. Sudah terbayang, kan?

Karena bola gas yang berakselerasi ini suhunya lebih panas dan tidak sepadat dibandingkan dengan udara di sekelilingnya, maka terbentuklah dengan yang kita lihat sebagai bagian atas dari awan jamur atau disebut juga tudung jamur.

Sementara itu, gulungan yang terbentuk di bagian tudung awan jamur adalah hasil perbedaan suhu antara bagian tengah dan bagian luar awan jamur.

Kenapa hal ini bisa terjadi?

Hal tersebur dapat terjadi karena bagian tengah ini memiliki suhu yang lebih panas. Suhu panas inilah yang membuat udara lebih cepat naik dan meninggalkan sisi pinggir luar yang lebih dingin dan lambat.

Bom Hiroshima
Bom Hiroshima. Foto Instagram @feiferitz

Kemudian, saat naik ke angkasa, bola tersebut meninggalkan udara yang telah memanas. Hal ini menciptakan efek yang terlihat seperti cerobong yang berbentuk lurus ke atas.

Peristiwa ini menarik semua asap dan gas yang ada di sekitarnya sehingga membentuk apa yang kita lihat sebagai batang dari jamur raksasa tersebut.

Seluruh proses dari terbentuknya tudung jamur dan batang jamur raksasa ini, disebut instabilitas Rayleigh-Taylor yang secara umum menggambarkan percampuran antara dua jenis zat dengan kepadatan yang berbeda.

Terjawab ya, rasa penasaran kamu tentang awan jamur. (CTH)

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close