Trending

Keputusan mengejutkan bos NASA, resign usai Joe Biden jadi Presiden AS

Usai Joe Biden dinyatakan bakal jadi Presiden AS, bos NASA Jim Bridenstine dikabarkan akan resign alias undur diri. Menariknya, Jim mengaku tetap bakal resign meski diminta untuk bertahan.

Alhasil banyak pemangku kepentingan termasuk komunitas luar angkasa kemudian meminta agar Joe Biden mempertahankan bos NASA Jim Bridenstine atas rencana keputusannya memilih resign.

Baca juga: Dijual! Helikopter Donald Trump, harga Rp21 M, begini interiornya

Dalam keterangannya dengan Aviation Week, disitat CNBC, bos NASA itu pun memberi penjelasan.

Kata dia, NASA butuh seseorang yang dipercaya oleh Pemerintah. Maka itu, keputusannya pun dianggap menjadi yang terbaik bagi masa depan NASA.

Wakil Presiden Joe Biden
Wakil Presiden Joe Biden Foto: NYPost

“Yang Anda butuhkan adalah seseorang yang memiliki hubungan dekat dengan Presiden AS. Anda membutuhkan seseorang yang dipercaya oleh pemerintah, termasuk OMB (Kantor Manajemen dan Anggaran), Dewan Antariksa Nasional dan Dewan Keamanan,” kata Jim Bridenstine.

Dia kemudian menegaskan jika dirinya bukanlah orang yang tepat jika berada di dalam Pemerintahan baru, yang dikomandoi Joe Biden.

Donald Trump saat keluar dari Cadillac One
Donald Trump saat keluar dari Cadillac One Foto: VOA

“Saya pikir saya tidak akan menjadi orang yang tepat untuk itu di dalam pemerintah baru,” tutur Jim Bridenstine.

Sekadar diketahui, Jim Bridenstine merupakan mantan pilot tempur angkatan laut AS. Dia juga tercatat sebagai mantan anggota kongres mewakili Oklahoma dari Partai Republikan. Dalam rekam jejaknya, bos NASA yang resign itu ditunjuk oleh Presiden Donald Trump sebagai Kepala NASA pada April 2018.

Jadi catatan, di bawah pengawasan Bridenstine, NASA telah melanjutkan rencana untuk kembali ke Bulan, yang dijadwalkan pada tahun 2024.

Di mana badan antariksa tersebut akan mulai membangun pangkalan bulan yang mempersiapkan satelit bulan untuk kolonisasi.

Dia juga meningkatkan ketergantungan NASA pada sektor luar angkasa swasta, terutama SpaceX milik Elon Musk, sembari melanjutkan upaya AS untuk membawa manusia ke Mars.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close