Trending

Kerap diadu domba dengan Jokowi, SBY sampai bawa nama Allah buktikan ini

Ketua Majelis Tinggi Partai sekaligus mantan Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secara blak-blakan menyampaikan sejumlah hal terkait permasalahan dirinya yang seakan kerap diadu domba dengan Presiden Jokowi.

Seperti halnya pada Aksi 212 jelang Pilkada 2017 silam, SBY mengaku sempat difitnah dan diadu domba dengan Presiden Jokowi. Adapun dalang dibalik tuduhan tak berbukti itu diduga oleh SBY dilakukan oleh seorang pertinggi militer dengan pangkat Jendral bintang empat.

Sebagaimana diketahui, Aksi 212 saat itu melibatkan massa yang cukup banyak untuk aksi unjuk rasa di sekitaran lingkar Monas, Jakarta Pusat.

SBY jadi salah satu pihak yang dituduh dan dilaporkan oleh jendral bintang empat tersebut mendanai aksi massa tersebut.

Massa aksi damai 212 memadati kawasanm Monas, Jakarta, Jumat 2 Desember 2016. (Dok. Tribunnews)
Massa aksi damai 212 memadati kawasanm Monas, Jakarta, Jumat 2 Desember 2016. (Dok. Tribunnews)

Hal tersebut seakan membuat dirinya diadu domba dengan Presiden Jokowi.

“Informasi itu disampaikan kepada saya oleh seorang petinggi ‘berbintang empat’, dan konon yang melaporkan kepada Presiden Jokowi adalah petinggi bintang empat yang lain,” ujar SBY dalam sebuah video saat menyampaikan arahan kepada para kadernya, dikutip Hops pada 25 Februari 2021.

Merasa disudutkan bahkan seperti dibenturkan oleh Presiden Jokowi, SBY kala itu langsung meminta konfirmasi kepada Wakil Presiden dan Menko Polhukam yang saat itu masih menjabat, yaitu Jusuf Kalla (JK) dan Wiranto.

Bahkan yang membuat pihaknya semakin yakin, kedua tokoh tersebut membenarkan adanya tuduhan tersebut.

“Keduanya membenarkan bahwa memang ada laporan seperti itu kepada Presiden Jokowi,” tutur SBY.

Presiden Jokowi, SBY, dan Jusuf Kalla. Foto: Antara, indoleft
Presiden Jokowi, SBY, dan Jusuf Kalla. Foto: Antara, indoleft

Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa tuduhan yang disudutkan kepada Partai Demokrat sebagai salah satu sumber yang mendanai Aksi 212 tersebut adalah omong kosong belaka.

Fitnah semacam itu, kata SBY, sangat kejam dan keterlaluan. Oleh sebabnya dia berani bersumpah dihadapan Allah SWT untuk membuktikan bahwa pihaknya tidak terlibat.

“Para kader, semuanya itu fitnah yang kejam, keterlaluan, dan 100 persen tidak benar. Saya bersedia bersumpah di hadapan Allah SWT,” kata SBY.

“Kalau perlu di depan publik, agar rakyat tahu siapa yang berdusta, dan agar kebenaran segera terkuak,” imbuhnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close