Trending

Kesaksian FPI bikin kabur puluhan geng motor cuma dengan kalimat takbir

Puluhan geng motor bersenjata dibikin kabur kocar-kacir oleh FPI cuma dengan kalimat takbir. Mereka sempat dikejar tapi lari tunggang langgang.

Penyerangan yang dilakukan oleh segerombolan geng motor kembali terjadi. Peristiwa ini terjadi Jalan Raya Wahid Hasyim, Cipondoh, Kota Tangerang, pada dini hari Minggu, 2 Agustus 2020.

Saat itu, sejumlah orang yang tergabung dalam ormas Front Pembela Islam (FPI) sedang memasang spanduk yang berisi foto Habib Rizieq Shihab.

Baca juga: Dokter Andhika terpapar COVID-19, gugur dan disalatkan di ambulans

Tiba-tiba mereka diserang oleh segerombolan orang yang berjumlah sekitar 50 orang. Pihaknya menduga bahwa komplotan tersebut tergabung dalam geng motor yang kerap meresahkan masyarakat.

“Semua terjadi secara tiba-tiba, kami juga tidak tau kenapa mereka hendak menyerang kami, toh kami di sini cuma memasang banner Imam Besar kami aja. Jumlah motor mereka diperkirakan lebih dari 30 unit dengan jumlah penumpang lebih dari 50 orang lengkap dengan sajam datang dari arah Danau Cipondoh. Sedangkan kami di sini awalnya hanya berjumlah 8 orang,” ujar Habib Muchdor Baraqbah seperti dikutip Suara.com dari Sinarlampung.co, pada Selasa, 4 Agustus 2020.

Massa FPI diserang geng motor saat memasang spanduk Habib Rizieq Shihab di Jalan Raya Wahid Hasyim, Cipondoh, Kota Tangerang. Jumlah penyerang itu puluhan orang. Foto: Suara.com/Sinar Lampung
Massa FPI diserang geng motor saat memasang spanduk Habib Rizieq Shihab di Jalan Raya Wahid Hasyim, Cipondoh, Kota Tangerang. Jumlah penyerang itu puluhan orang. Foto: Suara.com/Sinar Lampung

Pada awalnya, sosok yang akrab dipanggil Habib Adong ini mengaku kewalahan ketika diserang secara tiba-tiba oleh gerombolan tersebut. Namun uniknya, puluhan orang itu langsung kocar-kacir ketika pihaknya melawan dengan menggelorakan kalimat takbir.

“Saat mereka menyerang kami dengan mengacung-acungkan sajam yang sudah mereka bawa, kami lawan dengan meneriakkan kalimat takbir (Allahu Akbar). Setelah mendengar lengkingan kalimat takbir spontan mereka mundur dan kabur ke arah Danau Cipondoh,” sambungnya.

Anggota FPI Cipondoh lainnya, Ustaz Agus juga menjelaskan bahwa gerombola tersebut salah sasaran. Dalam kejadian itu, kata Agus, pihaknya melawan berbekal tangan seadanya alias tangan kosong.

Front Pembela Islam (FPI). Foto: Dok FPI.
Front Pembela Islam (FPI). Foto: Dok FPI.

Jalan raya di kawasan Cipondoh ini memang kerap terjadi tawuran dan menjadi titik rawan aksi penyerangan geng motor.

“Tapi mungkin kali ini mereka salah sasaran, setelah mereka mendengar teriakan kalimat takbir dari kami yang bertangan kosong mereka lantas kabur lagi ke arah Danau Cipondoh dimana mereka tadinya datang. Spontan sempat kami kejar dengan berlari tapi nihil karena mereka melarikan diri menggunakan motor yang mereka tunggangi,” kata Ustaz Agus.

“Selama saya melakukan pantauan selaku bidang hisbah di FPI Cipondoh, di sini memang salah satu titik rawan dan sering terjadi tawuran apalagi di Malam Minggu,” lanjutnya.

Pihaknya pun berpesan agar kepolisian meningkatkan pengamanan di kawasan Cipondoh dengan melakukan patroli rutin. Hal tersebut dilakukan agar kejadian ini tak terulang dan meresahkan warga.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close