Sains

Kisah James Bedford, mayatnya coba dibangkitkan usai 50 tahun meninggal

Segala yang hidup, pasti akan mati. Namun, tahukah kamu bahwa pada  12 Januari, 1967 sebuah percobaan “gila” dilakukan demi membuat manusia dapat abadi? Ya, percobaan itu dilakukan terhadap James Bedford.

James Bedford sendiri merupakan salah satu profesor psikologi di Amerika Serikat.

Sebelum kematiannya, James memang sudah meminta dihidupkan kembali usai 50 tahun kematiannya. Niatan gila itu disampaikan dan diamini sejumlah ilmuwan.

Alhasil, rencana itu pun dilakukan. Salah satu ilmuwan yang terlibat adalah Robert Nelson. Dia yakin bahwa manusia dapat kembali bangkit dari kematian. Dia kemudian bersama tiga orang rekannya, menggunakan James Bedford yang meninggal karena kanker ginjal pada usianya yang ke-72. Percobaan itu dinamai sebagai krionika dan berlangsung di Scottsdale, Arizona.

Baca Juga: Mengenal takikardia, penyakit yang diidap Jessica Iskandar

Dilansir dari Dailymail, untuk memuluskan rencana tersebut, jasad Bedford kemudian dibekukan dengan nitrogen cair di sebuah wadah besi.

Tak lupa semua darahnya kemudian dibuang dan diganti dengan zat kimia khusus bernama dimethyl sulfoxide. Tubuh Bedford kemudian dimasukkan ke dalam kotak styrofoam, sebelum akhirnya ditempatkan di dalam kapsul krionik.

potret kapsul krionik yang digunakan untuk pembekuan jasad Foto: Dailymail
potret kapsul krionik yang digunakan untuk pembekuan jasad Foto: Dailymail

 “Ketika kami membekukan Bedford, belum ada manusia yanng pergi ke bulan, belum ada transplantasi jantung, belum ada GPS, ataupun telepon genggam,” ujar Nelson yang kini telah berusia 80 tahun.

Menurut Nelson, tubuh Bedford akan terus dibekukan hingga nantinya, sebuah teknologi yang mampu menghidupkan kembali manusia akan tercipta di masa depan.

Sebelum kematiannya sendiri, Bedford sempat mengatakan kepada Nelson bahwa dirinya tidak yakin akan dapat hidup kembali. Kendati begitu, ia rela menjadi kelinci percobaan dalam eksperimen ini agar generasi selanjutnya dapat memperoleh manfaat dari sains.

James Bredford tidak menjadi satu-satunya. Terdapat total sembilan “pasien” dalam eksperimen ini yang secara sukarela mendatangi Nelson karena ingin dapat hidup kembali setelah mati.

Sebenarnya percobaan ini sendiri dinilai problematis. Pasalnya, salah satu rekan yang tergabung dalam tim Nelson merupakan mantan ahli elektronik yang tidak pernah menamatkan bangku SMA.

Selain itu, Neslon juga pernah digugat sebesar US$400 ribu oleh beberapa keluarga pasien lantaran ketahuan membiarkan jasad pasien membusuk dan tidak diawetkan. Tak hanya itu, dua pasien dalam penanganannya juga pernah hilang secara misterius.

Robert Nelson Foto: Daily Mail
Robert Nelson Foto: Daily Mail

Saat ini, setelah lebih dari 50 tahun proses krionik berlangsung, Nelson belum mampu menghidupkan satu pun jasad yang ia tangani.

Nelson pernah diseret ke pengadilan atas tudingan penipuan dan pelanggaran kontrak. Nelson sendiri mengaku bahwa dirinya sempat kehabisan uang untuk meneruskan percobaan, sehingga terpaksa membiarkan beberapa jasad membusuk. (re2)

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close