Hot

Kocak, detik-detik dr Reisa ‘kepret’ Gading Marteen pakai daun kelor

Siapa sangka dokter cantik yang sedang hot dibicarakan publik ternyata pernah ‘kepret’ atau memercikan daun kelor ke Gading Marteen. Aksi kocak dr Reisa dan Gading Marteen itu terekam dalam tayangan Dr Oz episode pertama, yang diunggah laman Dokter OS 1 November 2014 silam.

Dalam tayangan yang membesarkan namanya itu, dr Reisa taampil sebagai co-host mendampingin almarhum dr Ryan Tamrin. Dengan paiawai dr Reisa kala itu menjelaskan kepada Gading marteen yang jadi bintang tamu dan penonton soal manfaat daun kelor beserta kandungan gizinya.

Baca juga: Buzzer Jokowi: Jubir dr Reisa dong, Ali Ngabalin dan Fadjroel yang lepek simpan saja

“Kalau saya menyebut daun kelor, apa yang ada dalam pikiran Anda? Mungkin ada yang memikirkan sebuah peri bahasa ‘dunia tidak selebar daun kelor’, nah ini dia daunnya,” ucap Reisa membuka perbincangan mengenai daun kelor dengan santai dan menghibur.

Lalu Reisa bertanya pada penonton yang hadir dan juga Gading Marteen soal kegunaan daun kelor yang diyakini turun temurun dapat mengusir roh halus dan susuk.

Sambil bercanda, Ia mencoba ‘keepret’ Gading Marteen dengan satu ruas daun kelor yang dipegangnya.

“Bisanya orang kenal daun kelor itu untuk ngilangin susuk. Saya penasaran mau kepretin dulu ke Gading, dia pakai susuk gak ya?” Ujar Reisa sambil mencoba mengusap daun kelor ke wajah Gading 3 kali.

Gading Marteen
Gading Marteen Photo: Instagram

Tingkahnya sontak membuat penonton tertawa. Gading yang awalnya tidak percaya dengan jokes dr Reisa akhirnya pasrah saja dengan sikap usik si dokter.

“Ini bener mau dikepret? Buset gue dikepret dokter. Untung cakep,” ujar Gading.

“Oh gantengnya asli ya,” ujar Reisa. Penonton pun terpingkal.

Aksi dokter cantik ini sangat luwes dan membaur dengan penonton. Setelah membuka topik dengan percakapan yang menghibur, sontak penonton dan Gading Marteen jadi lebih fokus untuk menyimak soal manfaat daun kelor yang disampaikan. Karena itu tak heran jika ia dianggap mampu menjadi jubir COVID-19 baru-baru ini.

Nama Reisa Broto Asmoro beberapa hari ini jadi trending topik di mana-mana. Pasalnya dokter cantik yang juga ahli forensik ini didapuk jadi juru bicara penanganan COVID-19.

Penampilan pertamanya sebagai juru bicara COVID-19 disebut-sebut sangat memukau dan cerdas. Berdampingan dengan Achmad Yurianto, Ia menyampaikan betapa penting penggunaan masker kain selama masa pandemi.

Penampilannya yang tak terlupakan itu sontak bikin warganet penasaran dengan latar belakang dirinya.

Baca juga: Kisah pilu Dokter Heru, gugur karena corona, istrinya hamil juga kena

Dokter muda dengan pengalaman dan pendidikan mumpuni

Lahir pada 28 Desember 1985 di Malang, dokter Reisa memiliki nama asli Reisa Kartika Sari. Ia dikenal dalam layar kaca (dr Oz Indonesia) setelah menyelesaikan pendidikan pada Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan dan Universitas Indonesia.

Wajah Reisa sudah familiar di masyarakat karena dirinya menjadi dokter host untuk acara Dr Oz Indonesia di Trans TV pada 2014 bersama almarhum dr Ryan Thamrin.

Setelah lulus, dr Reisa Broto Asmoro pernah bekerja sebagai tenaga medis forensik di RS Polri Raden Said Sukanto, Kramat Jati. Bahkan ia menjadi salah satu anggota DVI (Disaster Victim Identification) yang salah satunya terlibat dalam proses investigasi korban Sukhoi dan beberapa bom terorisme di Jakarta.

dr Reisa Broto Asmoro, jubir Gugus Tugas Covid-19
dr Reisa Broto Asmoro, jubir Gugus Tugas Covid-19 . Foto Twitter Radio Elshinta

Kecantikannya yang disebut-sebut ‘membius’ itu tak heran jika dr Reisa pernah mengikuti ajang kecantikan Puteri Indonesia pada 2010. Kala itu, ia menjadi perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta dan berhasil meraih gelar Puteri Indonesia Lingkungan 2010, ia juga dinobatkan sebagai Duta Energi Bersih. Diketahui Reisa juga pernah menjadi runner up Miss Internasional Indonesia tahun 2011.

Pada 2012, Reisa dipersunting oleh salah satu anggota keraton Solo, yaitu Kanjeng Tedjodiningrat Broto Asmoro. Ia mendapatkan gelar Kanjeng Mas Ayu Tumenggung, namun dr Reisa lebih senang menuliskan namanya dengan Reisa Broto Asmoro mengikuti, nama keluarga sang suami.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close