Trending

Kondisi Edhy Prabowo di tahanan, telepon hingga tak bisa bayar hutang

Eks Menteri kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengungkap kondisinya selama di dalam tahanan yang tak bisa mengakses apapun. Bahkan Edhy Prabowo dalam tahanan tak bisa melakukan apapun dan mengaku tidak mengetahui perkembangan informasi.

Hal tersebut diungkapnya ketika dirinya memberikan keterangan dan ditanya terkait adanya hutang yang pernah dilakukannya saat melakukan kunjungan ke Amerika Serikat. Dalam permasalahan tersebut, Edhy mengaku memang berhutang kepada bawahannya saat melakukan kunjungan ke Amerika Serikat.

Ditanya soal pembayaran hutang, dirinya mengungkap sampai saat ini belum ditagih dan akan tetap dilunasi olehnya. Namun tidak dalam waktu dekat, karena Edhy mengaku keluar saja tidak bisa bagaimana mau bayar hutang.

Baca Lainnya

  • Tersangka suap Edhy Prabowo
    Tersangka suap Edhy Prabowo. Foto Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/wsj.

    “Kan belum ditagih, dan tetap akan saya bayar. Saya di sini bagaimana mau bayar, keluar saja enggak bisa, telepon enggak bisa, bagaimana? Saya dengar berita saja dari Anda,” kata Edhy di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

    Saat berhutang, Edhy mengaku saat meminjam dirinya tidak memaksa karena saat akan membayar beberapa barang milik istrinya, tidak bisa menggunakan ATM. Sehingga Edhy harus meminjam kartu kredit milik plt Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan Muhammad Zaini Hanafi.

    “Jadi saya pinjam, itu pun enggak memaksa. Waktu itu tak bisa pakai ATM. Saya pinjam kartu kredit, terus kenapa?” tegas Edhy.

    Deretan foto mesra menteri Edhy Prabowo bersama istri. Foto: Instagram
    Deretan foto mesra menteri Edhy Prabowo bersama istri. Foto: Instagram

    Hutang untuk belanja istri Edhy Prabowo di Amerika

    Perihal hutang yang dilakukan Edhy, diceritakan Zaini saat istri Edhy membeli barang mewah dengan meminjam sejumlah uang di kartu kredit miliknya. Hal tersebut terungkap saat sidang dengan terdakwa Direktur PT Dua Putera Perkasa Pratama (PT DPPP) Suharjito di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat.

    Adapun belanjaan Iis yang beli di Amerika Serikat berupa Tas Hermes USD 2.600; Parfum Hermes USD 300; syal dan bros senilai USD 2.200; serta sepatu merek Channel mencapai USD 9.100.

    Mendengar keterangan saksi, majelis hakim mempertanyakan barang mewah yang dibeli Iis itu, apakah saksi Zaini menawarkan meminjamkan kartu kredit atau Edhy dan Iis yang meminjam.

    Deretan foto mesra menteri Edhy Prabowo bersama istri, sering dinas bareng. Foto: Instagram
    Deretan foto mesra menteri Edhy Prabowo bersama istri, sering dinas bareng. Foto: Instagram

    “Pinjam pak. Jadi bukan saya yang menawarkan. Jadi beliau yang pinjam,” jawab Zaini.

    Kemudian, Hakim pun kembali menanyakan saksi Zaini, apakah uang saksi sudah dipulangkan untuk pembelian sejumlah barang mewah Iis Rosita itu.

    Zaini mengatakan hingga kini uang dalam kartu kreditnya yang dipakai belum dipulangkan oleh Iis Rosita.

    “Sampai sekarang belum. Mau ditagih tapi masih belum pak. Tapi akan saya tagih. Karena pinjam pak. Kalau enggak, ditagih di akhirat,” ucap Zaini.

    Mendengar jawaban Zaini, hakim pun akan memastikan kembali dengan nantinya menghadirkan Iis dalam sidang untuk memastikan keterangan saksi Zaini.

    “Nanti akan kami minta keterangan Bu Iis juga ya, apa pinjam atau saudara yang menawarkan (kartu kredit)?,” tanya majelis hakim

    “Siap,” jawab Zaini.

    loading...
    Topik

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Back to top button
    Close