Trending

Korban mutilasi Rinaldi ternyata seorang wibu, koleksi sejumlah samurai

Kasus mutilasi yang dilakukan oleh dua sejoli Djumadil Al Fajar dan Laeli Atik Supriyatin menewaskan seorang pria bernama Rinaldi Harley Wismanu, ternyata korban tewas tersebut merupakan penggemar budaya Jepang yang kerap disebut wibu.

Kata wibu sendiri merupakan serapan dari bahasa Inggris, yakni Weeaboo. Julukan ini diberikan kepada orang-orang non-Jepang yang terobsesi terhadap kebudayaan Jepang sehingga berperilaku seolah-olah mereka adalah orang Jepang. 

Baca juga: Begini pandangan pelaku mutilasi Kalibata soal Tuhan & agama, penuh toleransi

Menyadur dari SuaraJogja.id jaringan Suara.com, terdapat fakta unik yang menyebut bahwa Rinaldi sangat menyukai budaya-budaya Negeri Sakura.

Berdasarkan informasi yang dibeberkan paman Rinaldi, Hutabarat, semasa hidup keponakannya sangat menyukai segala hal yang berkaitan dengan Jepang. Bahkan Rinaldi yang merupakan lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) Fakultas Ilmu Budaya itu meneruskan studinya ke Jepang.

Ketika melanjutkan pendidikannya di sana, Rinaldi pun menikahi seorang wanita asal Jepang yang berprofesi sebagai pramugari.

“Ya dia sudah menikah, kebetulan mendapat orang Jepang, dan dia juga bekerja. Jadi sering terbang, dia itu pramugari,” kata Hutabarat di rumah duka, Pedukuhan Nologaten RT 2/ RW 4, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman.

Selain itu, saking cintanya dengan budaya Jepang, pria berumur 32 tahun ini pun memiliki sejumlah koleksi senjata khas asal negeri tersebut, yakni samurai.

“Dia punya samurai, tidak dikoleksi, hanya disimpan saja. Anak ini memang tertarik dengan hal yang berbau Jepang,” ujar Hutabarat.

Ilustrasi Samurai. Foto: Pixabay
Ilustrasi Samurai. Foto: Pixabay

Menurut pandangannya sebagai salah satu orang terdekat korban, ia menjelaskan bahwa Rinadi memiliki kepribadian ulet dan pintar. Ia pun menjadi tulang punggung keluarga lantaran Rinaldi merupakan anak tertua dari empat bersaudara.

“Orangnya pintar, sampai bisa dapat beasiswa dan melanjutkan pendidikannya ke Jepang. Dia juga menyukai budaya Jepang ya,” tuturnya.

Ketika ditanya kapan jenazah Rinaldi akan dikebumikan, ia masih belum bisa memastikan. Saat ini keluarganya masih menunggu informasi dari sejumlah pihak terkait di Jakarta.

Korban mutilasi Rinaldi Harley Wismanu merupakan wibu. Foto: Youtube.
Korban mutilasi Rinaldi Harley Wismanu merupakan wibu. Foto: Youtube.

Meski begitu, Ketua RW 4 Purwoko menjelaskan, perangkat desa bersama warga setempat telah menyiapkan prosesi pemakaman untuk almarhum Rinaldi.

Di sekitar rumah duka juga telah didirikan tenda sebagai atap untuk keluarga dan warga sekitar melakukan salat jenazah.

“Sudah kami pasangi tenda di rumah almarhum. Selain itu, jenazah akan dimakamkan di TPU Nologaten. Hari ini kami masih menunggu kedatangannya,” imbuh Purwoko.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close