Fit

Korban pelakor silakan keluarkan uneg-uneg di grup ini

Pelakor alias perebut laki orang jadi kata yang populer belakangan ini. Di media sosial marak konten seputar pelakor. Semakin banyak istri yang blak-blakan menceritakan masalah rumah tangganya yang diganggu orang ketiga. Untuk mereka yang merasa korban pelakor, ada tempat mencurahkan isi hati lewat komunitas Pelakor Indonesia di Facebook.

Menurut keterangan grup, Komunitas Pelakor tempatnya para wanita yang membenci pelakor. Admin mempersilakan para istri dan pelakor saling serang. “Shilakan baku hantam di sini asal tidak rasis,” tulisnya. Ada sejumlah larangan buat para anggota, di antaranya mengunggah gambar tidak senonoh, iklan, politik dan hoax.

Baca juga: Deretan preman ‘legend’ pensiun dan tobat, rekam jejaknya ngeri

Kalau ada status dan gambar yang meresahkan, bisa melaporkannya ke admin dan akan dikenakan sanksi. “Shilakan laporkan ke admin, akan kami delete permanen dan di kluarkan dari anggota group secara tidak hormat.”

Awalnya untuk wanita yang dimadu

Admin sekaligus pendiri, Ratih Ayu Pramudita menceritakan awal pembuatan grup Komunitas Pelakor Indonesia. Dia membuat grup awalnya untuk curahan hati para wanita yang dimadu. “Tapi sekarang sudah dimasuki oleh wanita-wanita korban pelakor. Sehingga jadi ramai dah pada ribut di sini. Saya membuat grup ini karena saya merasa prihatin melihat banyak orang yang menikah siri tapi sama sekali tidak dihargai,” katanya, dikutip dari Wolipop, Kamis, 25 Juni 2020.

Bahasan grup dari curhatan wanita yang dimadu menjadi hujatan untuk pelakor. “Awal grup ini hadir ya cerita tentang keluh kesah wanita yang dimadu. Tapi sekarang amburadul menjadi tempat hujatan dan hinaan kepada pelakor,” ungkapnya.

Pria yang selingkuh
Pria yang selingkuh. Foto: Pixabay

Akun dibuat sejak 2016 tapi baru dipublikasikan setahun yang lalu. Sebagian besar member adalah wanita. Sebagian dari mereka mencari keberadaan pelakor yang disertai foto.

Bijak tangani pelakor

Enggak ada yang rela dikhianati. Keinginan untuk membalas perlakuan si pelakor terhadap kamu memang hal yang manusiawi. Paling mudah memang menjadikan media sosial sebagai ajang curhat. Tapi hal ini justru bisa merugikan untukmu.

Jadi ketimbang membuka aib rumah tangga di medsos gegara pelakor, kamu bisa menempuh jalan lain. Menurut Psychology Today, dikutip dari the Asianparent Indonesia, ada tiga hal penting seputar memaafkan.

Pertama, memberi maaf membantu kamu memiliki pengertia yang lebih mendalam dan lebih obyektif tentang pelaku perselingkuhan. Lalu, memberi maaf juga bisa membantumu mengurangi perasaan negatif dan meningkatkan empati ke mereka yang sudanh menyakiti. Terakhir, memaafkan akan membantu kamu melepaskan keinginan balas dendam atau menyakiti orang yang sudah menkhianati kamu.

Bicara pada orang yang kamu percaya untuk mencurahkan isi hati. Bisa saudara atau teman dekat, daripada mengumbar masalah rumah tangga ke netizen.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close