Trending

Kronologi DPO teroris di Setiabudi ditangkap usai dilaporkan orangtua sendiri

Polisi menangkap salah satu DPO teroris di wilayah Setiabudi, Jakarta. Dia adalah NF berusia 36 tahun.

Terduga teroris ini beralamat di Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan dan memang sedang diburu aparat Detasement Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. Sebelumnya NF disebut menyerahkan diri ke Polisi.

Hal ini kemudian ditangkis Polisi. Menurut Polisi, DPO teroris Tanjung Barat ini bukan menyerahkan diri, melainkan ditangkap oleh aparat Polsek Setiabudi, Jakarta.

Dia sempat tinggal di Tanjung Barat, Jakarta Selatan dan kemudian pindah ke Pasar Minggu sekitar lima tahun lalu.

Artinya, ini menjadi klarifikasi Polisi bahwa DPO teroris berinisial NF, bukan menyerahkan diri, melainkan ditangkap aparat.

Diketahui, di media sosial beredar rangkaian foto usai NF ditangkap oleh personel Polsek Setiabudi untuk kemudian diserahkan ke Densus 88. Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan menjelaskan, NF bukan menyerahkan diri, melainkan ditangkap Polisi.

alah satu terduga teroris yang dipindahkan dari Rutan Mako Brimob Lampung (ANTARA/HO)
alah satu terduga teroris yang dipindahkan dari Rutan Mako Brimob Lampung (ANTARA/HO)

Dia ditangkap di kediaman orangtuanya setelah Polisi mendapat keterangan soal keberadaan NF oleh orangtuanya sendiri.

“Orangtuanya memberikan informasi tentang keberadaan anaknya. Jadi kalau menyerahkan diri dia datang, tapi ini orangtuanya memberikan informasi tentang keberadaan anaknya. Sehingga tim Reserse dari Setiabudi datang untuk mengamankan,” katanya dalam press conference, yang dikutip Hops.id, Sabtu 10 April 2021.

Densus juga tangkap DPO teroris Pasar Rebo

Selain NF, tim Densus 88 juga mengamankan seorang DPO teroris di Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Jumat siang 9 April 2021. Beliau adalah teroris berinisial W.

Pengurus RT yang juga jadi saksi penggeledahan menyatakan warganya yang ditangkap diduga terkait jaringan teroris Condet. Seusai digeledah sejumlah penghuni rumah mengaku tidak tahu terkait penggeledahan yang dilakukan tim Densus 88.

Tim yang melakukan penggeledahan nampak membawa beberapa kantong plastik yang diduga dijadikan sebagai barang bukti. “Ya, saya diminta buat jadi saksi mau menggeledah rumah seseorang. Tapi dia enggak kasih tahu saya, siapa awalnya orangnya,” kata Idris, ketua RT.

“Yang saya tahu waktu penggerebekan di Condet, itu saya denger dia sering main ke sana. Saya denger doang dia gaulnya ke sana. Tapi alasannya sih ngaji,” kata Idris lagi memberi keterangan.

Penggerebekan teroris condet dan Bekasi
Penggerebekan teroris condet dan Bekasi Foto: Antara

Penangkapan sendiri dilakukan usai W pulang Jumatan. Kabag Penum Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan menyatakan W yang ditangkap di Pasar Rebo adalah tersangka yang masuk 6 DPO terkait kegiatan teroris.

W punya peran tersendiri untuk kasus ini, yakni terkait pembuatan bom. Dengan ditangkapnya W, maka Polisi sudah menangkap 12 tersangka teroris. Sementara 4 tersangka teroris tersisa, adalah 4 orang.

“Saudara W, ada kaitannya dengan HH yang ditangkap di Condet. Di mana saudara W mengetahui dan ikut merencanakan pembuatan bahan peledak tersebut. Dan juga tadi, menyiapkan tempat uji cobanya,” katanya lagi.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close