Trending

Lagi kerja keras, Istana minta masyarakat jangan kritik negatif dulu

Juru Bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rahman, menegaskan saat ini pemerintah terus bekerja keras menanggulangi wabah virus corona. Maka itu, kata dia, Istana pun minta masyarakat jangan melempar kritik negatif dulu.

Sebab kejadian ini merupakan bencana global yang tidak pernah bisa diduga oleh siapa pun. Akan sangat tidak etis jika dalam kondisi darurat seperti sekarang ini justru ada pihak-pihak yang saling menyalahkan dan melempar kritik negatif ke Istana.

Baca Juga: Dahlan Iskan curiga korban positif corona di RI sudah 800 orang

Sementara yang dibutuhkan saat ini adalah padu, bersatu melawan corona.

“Tidak ada satu negara yang dianggap ‘Anda salah melakukan ini’, ‘Anda salah melakukan itu’. Semuanya sedang bekerja sama. Jadi lebih baik kritik-kritik negatif (masyarakat) itu ditahan dulu,” ungkap Fadjroel dalam diskusi Polemik: COVID-19 Ujian Kebersamaan Kita, disitat Gelora, Sabtu 21 Maret 2020.

Fadjroel menegaskan, tidak ada satupun dari 158 negara yang terkena wabah corona mempersiapkan diri. Karena bukan saja negara berhadapan dengan virus baru, tetapi termasuk tidak ada satu negara yang membayangkan seberapa jauh dampaknya pada masyarakat.

Ia kemudian berharap bisa saling tercipta kerja sama yang baik ketimbang saling menyalahkan dan minta jangan melempar kritik negatif ke Istana.

Di kesempatan yang sama Fadjroel menyebut kalau Presiden Jokowi adalah Panglima Perang virus corona yang sampai detik ini masih selalu berada di garis terdepan.

loading...

“Termasuk untuk memimpin dan memberi segala arahan strategis menghadapi virus corona.”

Alat deteksi corona

Sementara itu Tenaga Ahli Utama KSP, Dany Amrul Ichdan, mengatakan hingga kini pemerintah masih terus berupaya menekan penyebaran virus corona secara massif. Salah satunya dengan pembelian alat pen-deteksi corona.

Penggunaan alat rapid tes deteksi corona ini dianggap penting, karena dengan teknologi pemeriksaan kesehatan masyarakat bakal lebih cepat, sehingga hasilnya bisa ketahuan lebih dini.

“Maka presiden menyampaikan, protokol-protokol kesehatan disempurnakan, protokol isolasi mandiri juga disempurnakan, sehingga masyarakat juga bisa dapatkan pemahaman yang utuh yang jelas,” kata Deny disitat dalam debat Dua Sisi, di tvOne, Jumat 20 Maret 2020.

Baca Juga: Tebus dosa wabah corona, Pemerintah diminta segera turunkan Tentara

Selain itu, dia juga mengatakan, pemerintah turut hadir di dalam kasus corona dengan menerapkan kebijakan strategis, seperti social distancing. Kendati tidak menutupi segala macam kekurangan di lapangan, tetapi kekurangan yang ada dikatakan bakal dilengkapi dengan protokol-protokol baru.

Sekadar diketahui, saat ini pemerintah mempersiapkan beberapa rumah sakit sebagai rujukan. Pemerintah memastikan menggunakan Wisma Atlet Kemayoran sebagai rumah sakit darurat dan ruang isolasi bagi pasien positif Corona. Lusa, sekitar 2.400 kamar tidur di Wisma Atlet telah dinyatakan siap beroperasi.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close