Hot

Lagu karya Paul McCartney ini amat dibenci John Lennon: Mirip neraka

The Beatles menulis ratusan lagu terbaik dalam sejarah musik. Setiap orang memiliki lagu favoritnya, begitu juga John Lenoon dan para personel The Beatles.

Namun jarang yang tahu bahwa mantan pentolan The Beatles John Lennon ternyata punya lagu yang paling tidak ia sukai. Lagu tersebut berjudul ‘Let It Be’ karangan Paul McCartney.

Baca juga: 3 Musisi disebut sudah tewas, sosoknya kini digantikan orang lain

Dilansir laman NME, sebelum kematiannya, Lennon pernah mengatakan dalam sebuah wawancara dengan seorang jurnalis. Wawancara itu terlupakan selama beberapa dekade. Kala itu John mengatakan ‘rasanya seperti neraka’ saat merekam lagu terakhir The Beatles, Let It Be.

Album ‘Let It Be’ adalah lagu The Beatles yang dirilis sebagai singel pada bulan Maret 1970. Meski ditulis oleh Paul McCartney, namun lagu ini dikreditkan atas nama Lennon–McCartney.

John lennon dan Paul McCartney
John Lennon dan Paul McCartney Photo: Istimewa

Lagu ini adalah singel terakhir The Beatles sebelum McCartney mengumumkan kepergiannya dari grup itu. Baik album Let It Be dan singel “The Long and Winding Road” di Amerika Serikat dirilis setelah McCartney hengkang dan The Beatles akhirnya bubar.

Pada saat band sedang merekam album tersebut, ketegangan di antara mereka sudah tinggi. Bahkan lagu ini disebut-sebut sebagai awal perpecahan The Beatles

“Hanya ada ketegangan. Tegang setiap kali lampu merah menyala, kami tidak pernah benar-benar menyelesaikannya. Kami tidak benar-benar ingin melakukannya. Paul bergegas untuk kami melakukannya. Itu The Beatles dengan pakaian mereka,” kata Lennon dalam wawancara.

Ada juga alasan lain mengapa Lennon membenci ‘Let It Be, yaitu dia hanya berpikir bahwa album itu menyebalkan.

“Let It Be tidak cocok dengan gaya musik Beatles, per Society of Rock, dan bahwa komposisi lagunya adalah semua Paul McCartney,” ujar John.

Dia bahkan menggambarkan lagu itu mirip lagu Simon & Garfunkel yang berjudul “Bridge Over Troubled Waters”, meskipun lagu itu direkam dan dipublikasikan setelah “Let It Be”.

Lennon merasa lagu karangan Paul ditujukan untuk nenek-nenek

Salah satu hal yang membuat Jhon membenci “Let It Be” adalah komponen penyebutan agama seperti magic. Lagu itu memang mengandung lirik yang membawa unsur agama karena menyebut kata ‘Bunda Maria’ (Mother Marie).

“Ketika saya menemukan diri saya dalam masa-masa sulit, Bunda Maria mendatangi saya, mengucapkan kata-kata bijak, biarlah (Le it be),” tulisa salah satu riffnya.

The Beatles
The Beatles Photo: Istimewa

Dilansir laman Grunge, McCartney mengatakan liriknya dalam lagu itu terbuka untuk interpretasi, dan dia menulisnya saat sedang memikirkan ibunya.

Namun bagi Lennon lagi itu sangat ‘tua’ dan menyebutnya seperti lagu nenek-nenek. “Saya tidak dapat memprediksi bagaimana orang akan bereaksi terhadap lagu tersebut,” ujarnya.

Pada 2011, Rolling Stone menamai lagu itu dalam 20 besar dari 500 lagu terbaik sepanjang masa. Majalah itu menggambarkan lagu ‘Let it be’ sebagai sebuah elegi untuk band yang telah mendefinisikan tahun enam puluhan.

Saat ini, lagu tersebut sangat banyak menjadi bagian dari pengetahuan Beatles sehingga sering digunakan di banyak media terkait Beatles. Misalnya, itu adalah salah satu lagu yang ditampilkan dalam film musikal jukebox Beatles Across the Universe.

Bagaimanapun, Lennon mungkin membenci lagu itu, tetapi penggemar tentu menyukainya dan kadang-kadang hal yang kita ciptakan tanpa sadar bisa membuat perubahan besar dalam hidup orang lain. Let It Be? Tentu saja.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close