Entertainment

Lelang keperawanan Sarah Salsabila disorot media asing: prank di tengah pandemi

Kasus lelang keperawanan yang dilakukan Sarah Salsabila salsabila akhirnya sampai terdengar hingga mancanegara dan ramai diberitakan media asing.

Beberapa media asing seperti Daily Star, Daily Mail hinga World of buzz menulis bahwa Sarah Salsabila melelang keperawanan demi menarik perhatian serius terhadap pandemi corona.

Baca juga: Sarah Salsabila lelang keperawanan Rp2 M, wanita ini dapat 9X lipat

Sarah Salsabila menawarkan dirinya untuk melelang keperawanannya dengan harga awal Rp2 miliar. Tak lama setelah viral, Sarah minta maaf dan klaim ingin membawa perhatian orang untuk menganggap coronavirus dengan serius.

Awalnya Sarah menyebut bermaksud mengumpulkan uang bagi para pekerja garis depan virus corona.

Sarah Salsabila
Sarah Salsabila. Foto: Instagram @sarahkeihl

“Influencer Indonesia Sarah Salsabila, alias Sarah Keihl di Instagram, dilaporkan membuat tawaran dalam sebuah video di mana dia mengatakan dia bersedia melelang keperawanannya dengan harga mulai dari Rp2 miliar (£ 110.035),” tulis Daily Star soal Sarah pada Jumat 22 Mei 2020.

Lewat video yang diposting Sarah di akun instagramnya, @Sarah Khiel, ia mengatakan bahwa itu adalah keputusan yang cukup sulit dalam hidupnya.

“Mungkin sebagian dari Anda memahami hal ini, tetapi saya memutuskan untuk melakukannya untuk mengumpulkan dana guna membantu mereka yang terkena dampak pandemi Covid-19.”

Sarah mengatakan bahwa hasil lelang akan diberikan kepada petugas kesehatan Covid-19 dan mereka yang terkena dampak finansial oleh pandemi ini.

“Prank di masa pandemi ini dikecam masyarakat Indonesi. Dia dilaporkan memberi tahu 232.000 pengikutnya bahwa pelelangan akan dimulai pukul 9 malam waktu Indonesia pada hari Rabu,” tulis Daily Mail.

Sarah dilaporkan mendapat reaksi keras dari pengguna di Indonesia dan kini mengatakan lelang itu tidak nyata tetapi hanya sepotong “sindiran” yang ditujukan untuk orang yang tidak menggunakan coronavirus dengan cukup serius.

“Saya minta maaf karena membuat kontroversi. Sebenarnya, pelelangan keperawanan adalah ideku tentang orang-orang yang tidak peka terhadap situasi.”

Dia mengatakan dia dan keluarganya telah menerima pelecehan atas apa yang ia lakukan sehingga dia menawarkan untuk membayar 1000 kantong bantuan bahan makanan sebagai permintaan maaf.

Di sisi lain Sarah juga mengaku jika uang yang ia sumbangkan itu halal. “Saya tidak pernah menjual diri atau martabat saya, saya benar-benar minta maaf atas semua ketidaknyamanan yang ditimbulkan.”

“Aku tidak bermaksud membuat pos yang merendahkan itu dan aku bahkan tidak bermaksud menjual keperawanananku sejak awal.”

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close