Trending

Letjen Dudung soal ‘semua agama sama’, FH: Dia bukan penceramah, tapi di hadapan…

Pegiat media sosial sekaligus mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean turut menanggapi soal pernyataan kontroversial dari Letjen TNI Dudung Abdurachman yang mengatakan bahwa semua agama sama.

Menurut Ferdinand, apa yang diungkapkan Letjen Dudung sebagai prajurit penjaga bangsa sudah tepat adanya.

“Letjen Dudung bicara sebagai Prajurit penjaga bangsa, Sapta Marga dan Sumpah Prajurit,” kata Ferdinand dalam keterangan tertulis dikutip Hops pada Kamis, 16 September 2021.

Ferdinand juga menilai yang disampaikan Letjen Dudung sudah sesuai dengan tempatnya, di mana dia berbicara di depan prajurit yang homogen dan terdiri dari berbagai latar belakang.

Oleh sebabnya dia mengatakan, harusnya pernyataan itu tidak menuai polemik yang berlarut-larut.

“Sudah benar Dudung bicara kebangsaan karena beliau bukan penceramah yang bicara pada jamaahnya yang homogen, tapi bicara dihadapan Prajurit yang beragam latar belakang,” tegasnya.

“Harusnya pernyataan semacam ini tidak jadi polemik!,” tandasnya.

Mendapat kritikan pedas dari MUI

Lambang MUI. Foto: Antara
Lambang MUI. Foto: Antara | Letjen Dudung soal ‘semua agama sama’, FH: Dia bukan penceramah, tapi di hadapan…

Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah MUI, Cholil Nafis, menanggapi pernyataan Dudung bahwa ‘semua agama itu benar di mata Tuhan’.

Cholil Nafis berbeda pandangan dalam hal keyakinan ranah pribadi. Seseorang yang memeluk agama tentu bakal meyakini agama yang paling benar adalah agama yang dipeluknya. Dengan kenyataan soal keyakinan itu, seseorang harus pula paham bahwa orang lain yang beragama juga punya keyakinan semacam itu. Ini bukan berarti semua agama harus disamakan.

“Semua agama benar. Itu menurut Pancasila untuk hidup bersama di Indonesia. Tapi dalam keyakinannya masing-masing pemeluk agama tetap yang benar hanya agama saya. Nah, dalam bingkai NKRI, kita tak boleh menyalahkan agama lain, apalagi menodai. Toleransi itu memaklumi, bukan menyamakan,” kata Cholil dalam kicauan di akun Twitter-nya, Rabu (15/9/2021).

Menurut Cholil, setiap orang yang memeluk agama akan menganggap agama yang dipeluknya paling benar. Cholil menilai harus ada toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Bagi kami, umat Islam, yang benar adalah hanya agama Islam. Kita wajib meyakininya agar iman menancap di hati. Hanya dalam kehidupan sosial berbangsa dan bernegara kita harus punya bertoleransi kepada umat beragama lain,” ujarnya.

“Posisi TNI dan pemerintah tentu mengayomi semua umat beragama,” lanjut Cholil.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close