Trending

Viral Luhut melarikan diri ke China saat demo Omnibus Law? Ini faktanya

Pesan singkat dan postingan soal Luhut melarikan diri ke China saat demo Omnibus Law, viral di medsos dan meresahkan masyarakat.

Beberapa waktu lalu beredar sebuah tangkapan foto dan informasi yang menyebutkan bahwa Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan kabur ke China.

Baca juga: Luhut jamin nasib buruh lebih baik: Jangan jadi negara alien

Informasi tersebut viral menyebar di media sosial. Informasi itu awalnya diunggah oleh pemilik akun Twitter pada Kamis, 8 Oktober 2020, tepat saat terjadi aksi unjuk rasa yang menolak RUU Cipta Kerja (omnibus law) di sejumlah daerah.

Dalam tulisan viral itu juga diminta massa untuk memblokade semua pintu bandara hingga pelabuhan. Begini bunyi unggahan soal Luhut melarikan diri ke China saat demo Omnibus Law.

Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan. Foto Instagram @luhut.pandjaitan

“Breaking News. Info valid dari org dlm Istana : LBP siap2 utk melarikan diri ke luar negeri,kemungkinan ke Cina # diminta blokade semua pintu bandara n pelabuhan. Info GWA”

Namun, apa benar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan melarikan diri ke China?

Dilansir laman ANTARA di kanal Anti Hoax, ternyata informasi itu tidak benar. Dari penelusuran aktivitasnya, Menkomarves Luhut sempat menjadi narasumber secara virtual dalam program Kompas TV, yaitu Satu Meja The Forum, pada 7 Oktober 2020 lalu.

Sebelumnya memang Menkomarves Luhut dan beberapa pejabat kementerian memang direncanakan bakal bertandang ke China. Hal itu ditulis di salah satu artikel berjudul “Luhut, Terawan, dan Dirut Bio Farma Bakal Cek Vaksin ke China”, di laman Suara.com pada 2 Oktober 2020 lalu.

Bendera China
Bendera China. Foto: Gaston Laborde dari Pixabay

Artikel itu menyebutkan bahwa Menkomarves Luhut Binsar akan bertandang ke China bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, dan Direktur Utama Bio Farma Honesty Basyir akan ke China pada November 2020 mendatang.

Baca juga: Luhut bujuk pimpinan buruh: Rumahmu hebat dan hidup kau hebat, nggak adil

Kunjungan itu untuk mengaudit proses pengembangan dan produksi vaksin COVID-19 sebelum didistribusikan di Indonesia. Ada tiga perusahaan biofarmasi China yang akan mengirimkan vaksin, yaitu Sionovac, Sinopharm, dan CanSino.

Menurut pemberitaan Antaranews, keberangkatan tersebut juga akan melibatkan Majelis Ulama Indonesia. Kehadiran MUI itu dimaksudkan untuk memverifikasi vaksin apakah halal atau tidak.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close