Trending

Luhut pastikan pensiun tahun 2024, sebut sudah janji ke istri

Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan memastikan bakal pensiun setelah jabatannya berakhir pada 2024 mendatang. Bahkan, Luhut sudah mengatakan hal tersebut kepada istrinya, Devi Pandjaitan beberapa tahun lalu. Lantas, apa rencana dia setelahnya?

Dikutip dari akun Instagram pribadinya, Jumat 16 Oktober 2020, Luhut menyebut, setelah pensiun dari pemerintahan, dia bakal fokus mengelola organisasi sosial dan pendidikan yang bernama Yayasan Del. Berdasarkan sejumlah informasi, di sana Luhut berkedudukan sebagai Ketua Pembina.

Baca juga: Viral Luhut melarikan diri ke China saat demo Omnibus Law? Ini faktanya

“Saya pernah berjanji pada istri saya, bahwa selesai masa jabatan saya di 2024 nanti, saya tidak akan menjabat lagi karena saya berpikir sudah waktunya untuk istirahat dan fokus mengurus Yayasan Del, cita-cita hidup kami,” tulis Luhut.

Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan. Foto Instagram @luhut.pandjaitan

Luhut mengingatkan, saat sudah pensiun, pejabat publik semestinya tetap melakukan hal lain yang berguna dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Lebih lagi, pria 73 tahun itu menyarankan, mereka yang telah menanggalkan jabatan di pemerintahan, sebaiknya tak mengurusi lagi hal-hal yang bukan menjadi urusannya.

“Sekaligus saya ingin memberikan contoh bahwa sebagai pejabat negara, jika sudah purna tugas alangkah baiknya menikmati hidup dan tidak mengurusi apapun yang bukan lagi tanggung jawab kita. Karena saya percaya bahwa semua yang di bawah langit ada waktunya,” terangnya.

Menteri Luhut Binsar Pandjaitan. Foto: Antara.
Menteri Luhut Binsar Pandjaitan. Foto: Antara.

Pesan romantis Luhut untuk istri tercinta

Sebelum menulis tentang rencana pensiunnya, Luhut lebih dulu mengucapkan selamat kepada istrinya yang merayakan ulang tahun ke-71. Luhut menyebut, keberhasilannya saat ini dia raih berkat dukungan wanita tersebut.

“Hari ini, 71 tahun yang lalu wanita yang saya cintai dilahirkan ke dunia. Namun di tahun ini saya harus menahan sebentar rasa rindu saya karena masih berada di karantina setelah perjalanan tugas dari Tiongkok dan belum bisa menemui nya untuk sekedar memberikan pelukan hangat.”

“Bagi saya, Devi Pandjaitan Br Simatupang, adalah Devi yang sama saya kenal 55 tahun yang lalu, Dia tetap teman bicara saya yang terbaik, perempuan yang selalu percaya kepada saya, selalu mendukung dan memahami apapun pekerjaan saya,” kata dia.

View this post on Instagram

Hari ini, 71 tahun yang lalu wanita yang saya cintai dilahirkan ke dunia. Namun di tahun ini saya harus menahan sebentar rasa rindu saya karena masih berada di karantina setelah perjalanan tugas dari Tiongkok dan belum bisa menemui nya untuk sekedar memberikan pelukan hangat. Saya hanya bisa menuliskan pesan ini sembari menatap ke jendela tempat karantina dan membayangkan wajah yang tetap cantik meskipun semburat rambut putih nya semakin banyak. Satu hal yang selalu saya ingat adalah bagaimana saya jatuh cinta sejak pertama kali saya bertemu dengannya di Bandung tahun 1965. Dan betapa beruntungnya saya karena mendapatkan istri yang tidak hanya cerdas dan cantik, tetapi juga punya hati yang begitu ikhlas. Sejak menikah di tanggal 27 November 1971, dan akhirnya dikaruniai 4 orang anak. Saya paham bahwa tidak pernah mudah menjadi istri seorang prajurit TNI yang sering bertugas ke luar daerah. Karena itu melihat anak cucu saya tumbuh dengan baik, membuat saya merasa berhutang pada istri saya . Seseorang yang rela mengorbankan cita-cita pribadinya demi mendidik anak-anak dan menjaga keluarga. Sebagai anak seorang Menteri di zaman Presiden Soekarno, meninggalkan segala kenyamanan hidupnya tentu bukanlah hal yang mudah, tapi semua itu ia lakukan dengan ikhlas. Bagi saya, Devi Pandjaitan Br Simatupang, adalah Devi yang sama saya kenal 55 tahun yang lalu, Dia tetap teman bicara saya yang terbaik, perempuan yang selalu percaya kepada saya, selalu mendukung dan memahami apapun pekerjaan saya. Saya pernah berjanji padanya bahwa selesai masa jabatan saya di 2024 nanti, saya tidak akan menjabat lagi karena saya berpikir sudah waktunya untuk istirahat dan fokus mengurus @yayasandel , cita-cita hidup kami. Sekaligus saya ingin memberikan contoh bahwa sebagai pejabat negara, jika sudah purna tugas alangkah baiknya menikmati hidup dan tidak mengurusi apapun yang bukan lagi tanggung jawab kita. Karena saya percaya bahwa semua yang di bawah langit ada waktunya. Harapan saya semoga istri saya selalu sehat, tetap bahagia bersama saya sehingga kami bisa merayakan ulang tahun pernikahan kami ke-50, tahun depan. Selamat Ulang Tahun Istriku, I'm so lucky to have you.

A post shared by Luhut Binsar Pandjaitan (@luhut.pandjaitan) on

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close