Trending

Luhut ungkap fakta kenapa Menkes jarang muncul, perintah Jokowi?

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, belakangan mendapat perintah dari Presiden Jokowi untuk menurunkan angka covid-19 di Tanah Air. Yang jadi pertanyaan publik, dengan munculnya Luhut, ke mana peran Menkes Terawan Agus Putranto?

Seperti diketahui, dalam penunjukkan itu, Luhut diminta memprioritaskan 9 provinsi, di mana dalam dua minggu, angka covid di sana harus turun.

Baca juga: Hai Ridwan Kamil, surat nikah Bung Karno-Inggit dijual di IG, harganya super fantastis

Terkait hal ini, Luhut pun menyatakan posisinya berada di bawah komando Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartato. Dan bukan komite baru yang dibentuk oleh Jokowi.

Tugasnya, menyusun strategi, mengkooridnasikan semua elemen-elemen di dalamnya dalam rangka melakukan percepatan penekanan angka covid-19 di Tanah Air. Lalu bagaimana dengan peran Menkes, yang punya perangkat sampai ke daerah?

Peran Menkes?

Terkait hal ini, Luhut mengatakan, tugasnya mengkoordinasikan. Sementara untuk teknis, tetap akan melibatkan BNPB dan Kementerian Kesehatan.

Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan. Foto Instagram @luhut.pandjaitan

Walau begitu, tentu Luhut masih terus bekerja sama dengan Kepala BNPB Doni Monardo, dan Menkes Terawan dalam pengaktualisasian di lapangan. Ditunjuknya Luhut, diklaim Presiden, ingin melihat perubahan dengan lebih cepat dan lebih efektif.

“Karena ini mengkoordinasikan banyak, tidak cuma Menkes. Ada dari Kodam, ada dari Polri, ada juga tadi Satgas, untuk disatukan. Mungkin presiden meihat itu lebih cepat, lebih efektif,” kata Luhut dalam program Mata Najwa, disitat Kamis 24 September 2020.

“Tapi penanganan rumah sakit, kekarantinaan, serta masalah di hulu seperti sosialisasi protokol kesehatan, kalau itu sudah jalan nanti seperti menyangkut masalah perbaikan RS, standarisasi obat, penerapan protokol itu urusan Menkes,” kata dia lagi sambil menyebut strategi jelasnya dalam penekanan covid di Tanah Air sudah kelihatan.

Luhut kemudian memberi pernyataan kalau dalam satu pekan atau 10 hari ke depan, diharap sudah bisa kelihatan hasil dari penekanan angka pasien covid-19. Walau angkanya tidak akan spektakuler, namun dianggap bisa menekan dan salah satu progress dari apa yang dia kerjakan secara tim.

Sehingga diharap, sampai menuju vaksin di bulan Desember, angkanya semakin terus menurun.

Luhut ungkap Menkes irit tampil

Dalam kesempatan itu presenter Najwa Shihab sempat menanyakan kepada Luhut mengapa Menkes Terawan irit muncul ke hadapan publik. Padahal, kata dia, banyak hal yang mesti dia sampaikan ke publik.

Sampai pada akhirnya publik menganggap kalau ada tekanan dari Istana, kalau dia memang diminta jarang tampil.

Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto
Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto (tengah) saat evakuasi 188 awak kapal World Dream di Jakarta. Foto Instagram @kemenkes_ri

Terkait hal ini Luhut akhirnya mengungkapnya secara blak-blakan. “Enggak juga (irit tampil), kemarin muncul di depan Panglima, Kapolda, dia ngomong akan berbuat apa ke depan dengan rencananya, bicara dia, hadir dia.”

Soal mengapa tak sering muncul ke publik, kata Luhut, itu kembali kepada Menkes secara pribadi, bukan perintah Presiden dan sebagainya. Sebab tidak ada perintah, atau instruksi yang meminta dia untuk irit tampil ke publik.

“Ada orang yang suka banyak bicara, ada yang tidak. Mungkin dia orang yang tidak suka bicara, saya juga tidak tahu. Tapi saya terus komunikasi dengan dia, dengan Doni Monardo. Dengan kami bertiga, sangat aktif, berbicara,” katanya lagi.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close