Trending

Mahfud: Penangkapan masih akan berlanjut, semua akan tahu

Aparat Kepolisian hingga kini masih terus melakukan pendalaman terhadap siapa saja aktor-aktor di balik biang kerok demo rusuh menolak UU Omnibus Law. Menurut Menkopolhukam Mahfud MD, penangkapan ke depan masih akan terus berlanjut.

Mahfud kemudian menyampaikan bagaimana negara sudah tahu betul siapa saja pihak yang bermain di dalam aksi demo rusuh belakangan. Informasi sendiri, kata dia, didapat dari intelijen resmi.

Baca juga: Disinggung Ferdinand, AHY terlalu keras pimpin Demokrat?

“Kita sudah punya datanya, siapa bertemu siapa, ngomong apa, di mana. Sekarang kan sudah mulai ditangkap-tangkapin, dan ini masih akan berlanjut,” kata Mahfud di Mata Najwa, disitat Kamis 15 Oktober 2020.

Sejauh ini, kata dia, pihaknya sudah menginstruksikan akan melakukan tindakan tegas jika ada yang berusaha melanggar hukum, termasuk membekingi demo rusuh. Sebab penangkapan itu, menurut Mahfud, akan dilakukan.

Deklarasi KAMI
Tokoh oposisi Deklarasi KAMI di Jakarta. Foto Twitter @Namaku_Anisa

“Tidak ada kompromi, biar hukum ditegakkan. Nanti biar dilihat buktinya apa di publik. Kita punya bukti-bukti lain, tentu tidak bisa saya katakan siapa orangnya, nanti dilihat saja perkembangannya, semua akan tahu sendiri (siapa lagi orangnya).”

Bantah sudutkan SBY

Dalam kesempatan itu, Mahfud kemudian menyinggung nama SBY yang dikait-kaitkan sejumlah pihak turut mendanai demo rusuh. Kata Mahfud, itu tidak benar. Sebab, pemerintah tidak pernah menyebut nama SBY berada di balik itu semua.

Apalagi, dalam tiap rapat dengan pihak terkait, Mahfud juga mengaku tidak pernah mendengar nama SBY ada disebut sekalipun turut berusaha membuat kegaduhan.

“Pemerintah enggak pernah nyebut nama SBY. Bahwa nanti mungkin ada orang yang ditangkap dekat dengan SBY, bukan berarti berkaitan. Karena dekat dengan saya juga, misalnya begitu. Aktivis begitu kan dekat dengan siapa saja. Jauh nama SBY, saya ikut-ikut rapat itu di dalam. Enggak ada nama dia,” katanya lagi.

Susilo Bambang Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono dalam sebuah acara PWI. Foto Twitter @SBYudhoyono

Sementara itu, disinggung soal penangkapan sejumlah aktivis KAMI, Mahfud menyebut mereka memang telah memiliki datanya. Di mana semua info detail didapat dari intelijen. Dan itu tidak menyalahi undang-undang. Sebab semua bertujuan pada kemaslahatan orang banyak.

Sebelum penangkapan, Mahfud juga sudah bilang ada sejumlah aktor-aktor yang akan ditangkap. Ada yang memainkan peran di lapangan, dan di balik layar.

“Kita sudah list (daftar namanya), termasuk kita tahu uangnya berapa.”

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close