Trending

Mahfud ungkap curhatan terakhir Syekh Ali Jaber sebelum wafat hingga panggilan spesial

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD mengungkapkan rasa duka citanya terkait kepergian Syekh Ali Jaber.

Melalui kicauan di akun jejaring media sosial Twitter pribadinya, @mohmahfudmd dia menyampaikan belasungkawanya dan menyebut Syekh Ali Jaber sebagai tokoh penyejuk dan pemersatu umat.

Selain itu, Syekh Ali Jaber juga kerap berjasa menjadi penengah dan penyambung antara kebijakan pemerintah dengan masyarakat yang mayoritas beragama Islam.

Mahfud MD menganggap bahwa Syekh Ali Jaber bukan hanya seorang ulama mahsyur, melainkan teman dekt yang dia kenal sebagai seorang sahabat baik.

Bahkan saking rendah hatinya, Syekh Ali Jaber memanggil Mahfud sebagai ‘Guru’ dan ‘Ayah’.

“Inna lillah wa inna ilaihi raji’un. Kita kehilangan tokoh penyejuk dan pemersatu ummat. Ulama besar Syech Ali Jaber wafat hari ini. Beliau menjadi penyambung aspirasi antara ummat dan Pemerintah. Beliau adalah sahabat baik saya. Karena rendah hati beliau memanggil saya ‘Guru’ atau ‘Ayah’,” tulis Mahfud dikutip Hops, pada Kamis, 14 Januari 2021.

Kemenko Polhukam Mahfud MD
Kemenko Polhukam Mahfud MD. Foto: Instagram @mohmahfudmd

Sebelum dinyatakan positif terjangkit virus Corona, Mahfud mengatakan bahwa Syekh Ali sempat ke rumahnya dan memberi beberapa barang, di antaranya tasbih, kurma, buku doa, hingga parfum khas aroma Kabah.

Dalam kesempatan yang sama, Syekh Ali Jaber mengatakan keinginan dan niat pribadinya kepada Mahfud, yakni ingin mencetak penghafal Al-Quran serta ingin membuat sebuah bangunan guna memfasilitasi niatnya tersebut.

Pria kelahiran Madinah ini meminta kepada Mahfud agar mendukung dan mempermudah proses perizinan tersebut.

“Beberapa hari sebelum diberitakan terinfeksi Covid-19 Syekh Ali Jaber ke rumah saya, menghadiahi tasbih, kurma pilihan, buku doa, parfum khas aroma Kakbah. ‘Guru, saya mau mencetak sejuta penghafal Qur’an. Tanah dan modal untuk gedung sudah mulai terkumpul; mohon dukungan proses perizinan’,” ujar Mahfud MD.

Syekh Ali Jaber. Foto: YouTube Syekh Ali Jaber
Syekh Ali Jaber. Foto: YouTube Syekh Ali Jaber

Hubungan Mahfud MD dengan Syekh Ali Jaber memang cukup baik. Keduanya kerap bertemu untuk sekadar makan bersama.

Bahkan, Syekh Ali Jaber secara pribadi sempat mengenalkan keluarganya kepada sahabat karibnya tersebut.

“Kalau ke rumah Syekh Ali Jaber saya diajak makan Nasi Bukhori (kebuli khas Arab) dan duren. Kalau beliau ke rumah saya maka saya pesankan menu yang sama (minus duren) dari restoran Aljazeera. Beliau juga pernah mengajak ayah dan adik kandungnya ke rumah saya yang, katanya, ingin kenal dengan saya juga.” imbuhnya.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close