Hot

Mansyardin Malik tanggapi santai para wanita yang ngaku jadi korban seks

Belum selesai kasus dengan Marlina Octoria, muncul wanita lain yang mengaku sebagai korban Mansyardin Malik. Tidak hanya Marlina dan wanita berinisial S, disampaikan oleh Sunan Kalijaga bisa jadi ada wanita lain.

Para wanita tersebut mengaku sebagai korban dugaan pelecehan oleh Mansyardin Malik. Ayah Taqy Malik tersebut sudah membantah tegas tudingan penyimpangan seksual kepada istri sirinya. Dia bahkan berani membuktikannya lewat sumpah pocong. Lalu bagaimana Mansyardin menanggapi ‘serangan’ eks besan?

Muslima Fest

Mansyardin Malik sebut para korban hanya ngarang

Di tengah kasus yang membelitnya, tokoh agama tersebut menanggapi santai. Mansyardin tidak ambil pusing. “Ya, biasa saja. Karena orang saat ini memanfaatkan situasi kan,” katanya, dikutip dari Suara.com, Selasa, 21 September 2021.

Dia menegaskan dugaan pelecehan yang diungkap oleh Sunan Kalijaga tidak benar, baik kepada Marlina maupun wanita berinisial S. “Ngarang aja semua itu,” katanya santai.

Hingga saat ini pihaknya belum berniat untuk membawa masalah tersebut ke ranah hukum. Mansyardin Malik memilih mengabaikan para wanita yang mengaku korban, meski mereka sudah melaporkan masalah tersebut ke Komnas Perempuan.”Biar itu haknya dia silakan saja, ngarang sama sekali,” tegasnya.

Marlina Octoria Kawuwung
Marlina Octoria Kawuwung. Sumber Foto: YouTube

Tidak menutup makin banyak yang melapor

Marlina mengaku Mansyardin awalnya menjanjikan mengajarkan ilmu agama. Tapi si suami siri malah memaksanya melakukan hubungan intim menyimpang. Akibatnya organ vital Marlina rusak dan ia mengalami luka traumatis.

Sementara itu, kuasa S, Ery Kertanegara menyebut kliennya yang berniat menjual rumah malah dibawa ke sebuah hotel untuk melakukan hubungan suami-istri.“Saya kira ada kemiripan, katakanlah ada keserupaan bahwa beliau mengemasnya secara agama,” ujar Ery.

Sementara itu, Sunan Kalijaga menyebut tidak menutup kemungkinan ada korban Mansyurdin Malik yang lain ikut buka suara. “Sementara baru berdua ya, tidak menutup kemungkinan ada ketiga keempat kelima. Tidak menutup kemungkinan akan ada pahlawan-pahlawan perempuan dengan alat bukti yang sudah kami interview, sudah kami wawancara, sudah kami kaji ada secara bukti hukumnya berani berbicara di depan kita semua,” ujarnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close