Trending

Memproduksi waktu menjadi uang

Memproduksi waktu menjadi uang. Bila disurvey, sebanyak 95 orang dari 100 akan mengatakan untuk bisnis membutuhkan modal. Pepatahnya adalah, seperti joke tetangga saya menulis buku tentang uang sekarang dia butuh uang untuk menerbitkan.

Baca artikel opini lainnya di tautan ini.

Dengan kata lain dipastikan kita butuh modal. Salah.

Yang benar adalah kita memproduksi waktu menjadi uang. Bahan bakunya adalah waktu. Maksudnya ada 4 karakter orang, yaitu:

  1. Kaya tapi sudah tua
  2. Klien nya kaya, tapi dia pun tua. Sehingga butuh bantuan.
  3. Pinter tapi tua
  4. Dia gak kenal yang diatas

Nah golongan #4 ini yang susah. Walaupun anda anaknya jendral, tapi perlu kaitan dengan orang-orang tersebut di atas.

Intinya adalah kuasa anda adalah waktu. Anda duduk manis, orang orang tersebut di atas pun menua. Anda tidak bisa ketemu mereka hanya basa basi usia mereka segera habis.

Ilustrasi investasi. Foto: Pixabay
Ilustrasi investasi. Foto: Pixabay

Ada orang kaya yang sangat berpengaruh. Ya tapi setiap bulan rekanan nya mati.

Ada yang punya tagihan sudah setahun, macet di BPJS, apa yang terjadi? Bulan depan jadi 12+1, berikutnya 12+2 dan seterusnya. Mereka tidak punya waktu. Ujungnya, BPJS mengumumkan gagal bayar.

Jangan disangka anda bekerja dapat gaji. Tidak. Perusahaan bisa gagal bayar, anda dirumahkan. Coba saja.

Kekuasaan anda adalah waktu. Waktu tidak bisa di replenish. Tidak bisa diperbaharui.

Ada yang berpendapat bahwa kuasa besar yang merampok kita adalah keluarga Rothschild, dkk. Belum tentu.

Secara esensi, kuasa itu adalah waktu. Misal, kuasa disini katakan “kuasa tapos”, atau disebut iklan nyamuk sini takut “tiga roda”.

Kuasa tiga roda tersebut itu asalnya Eka Tjipta alm, Liem Sioe Liong alm, Ir. Ciputra alm. Kenapa kuasa itu tetap ada di tiga roda? Nah saat mereka menyadari bahwa mereka tidak punya waktu, mereka melakukan revamp tangan tangan yang muda.

Goenardjoadi Goenawan: Indeks saham turun karena panik Covid-19. Foto: FB
Goenardjoadi Goenawan: Indeks saham turun karena panik Covid-19. Foto: FB

Mirip tarik tambang, yang kuasa menarik itu “tiga roda” itu perpanjangan tangan yang sudah almarhum tadi. Kalau dibuka, federal reserve USA pun isinya tidak ada. Alias sudah almarhum.

Bila usia anda sudah 39 tahun dan merasa tidak punya modal, anda tunggu 40 tahun lagi pun anda tidak mendapatkan itu.

Pada saat anda dipakai oleh kuasa “tiga roda” maka anda pun menyadari bahwa assets anda adalah usia.muda.

Pada saat nanti anda pegang kuasa, dan mendapat harta, anda pun menyadari bahwa waktu anda habis.

Anda punya harta, tapi tidak ada manfaat lagi untuk wanita, atau kuota. Percuma anda sudah tuna rungu.

Jangan menunggu punya modal bila anda ingin kuasa. Keburu waktu anda expired.

Ir. Goenardjoadi Goenawan, MM.

Pernah menjabat vice president director Lotteria. Kini menjadi motivator dan perencana keuangan. Menulis belasan buku populerdi antaranya Money Intelligent, New Money, Rahasia Kaya: Jangan Cintai Uang.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close