Fit

Mendahului waktu: Pamali, kualat, dan laknat

Zaman jadul lalu saya takut mendahului waktu. Sebab setiap kali saya merasa dapat proyek, saya umumkan, batal. Melawan waktu.

Kenapa batal?

Ada yang bilang pamali, kualat, dijegal, dilaknat, diblok, ada 2.000 pikiran buruk.

Ternyata sekarang saya tahu, orang hidup harus bisa mendahului waktu.

Misal bulan lalu saya dapat undangan mengajar di program pasca sarjana teknik arsitektur. Apakah saya bakal hari ini sebulan kemudian saya mengajar? Belum, pintunya belum dibuka. Apakah 30 menit lagi kelas dibuka? Tentu, terserah OB.

Oleh karena itu saya selalu mendahului waktu. Ketika saya ingin melakukan sesuatu, langkah saya pertama saya bertindak. Setiap hari.

Misal, saya ingin sharing buku buku saya dengan bos. Saya kirim JNE buku buku saya. Enam bulan kemudian saya dibina diajar bos.

Goenardjoadi Goenawan. Foto: IG

Setiap hari saya mengambil langkah pertama. Bertindak. Sebulan kemudian saat orang lain bereaksi, tidak setuju, yah udah sebulan lewat.

Di bumi ini jelas. Ada gadis yang menunggu jodoh. Bilamana ada brondong nanya jalan, pasti gadisnya berbunga. Pasti tahun depan hamil. Kalau gadisnya suka.

Setiap hari kita melakukan hal yang pasti. Misal, ada perusahaan kesehatan yang dicekik RS. Bilamana anda hari ini meeting, maka tiga bulan lagi pasti hamil. Persis. Pasti tahun depan hamil. Kalau gadisnya suka.

Saat hari ini meeting bedah kasus dengan klien dan jaksa. Pasti ada perkara. Minggu depan pasti muncul job perkara. Pasti. Pasti tahun depan hamil. Kalau gadisnya suka.

Jadi hari ini, right now saya mengajar. Kan undangannya dosen udah bulan lalu.

Ketakutan terbesar manusia adalah ketidak pastian. Misal, anda kredit bank, bunganya pasti muncul tiap bulan. Tapi return on investment tidak pasti. Tentu saja.

Oleh karena itu, selamanya profesional akan terjepit karena hal ini. Sedangkan owner investor pasti dituntut membayar bunga.

Oleh karena itu bila anda tidak bisa mendahului waktu, selamanya anda tidak bisa paham kepastian.

Contoh:

  1. Ketidakpatian: Anda beli Rolex sekarang belum tentu anda bisa mampu mencicil 12 bulan cicilan BCA, walaupun tanpa bunga. Kepastian bila Anda punya anak sekarang maka dua puluh tahun usia penikahan anda pasti berbuah anak anak. Hidup anda pasti terjamin oleh cinta nenek, aa, teteh kepada cucu. Kalau anda terserong oleh janda sebelah, maka dua puluh tahun kemudian anda dicari seperti Mario dicari Kiswinar.
  2. Ketidakpastian: bilamana Anda membeli rumah dengan cicilan Rp5 juta selama 120 bulan belum tentu anda mampu karena ada faktot PHK. Kepastian: Bilamana bos Anda mendukung anda, walaupun Bos tersebut sekedar idola belaka, maka cicilan 120 bulan anda bisa pasti sebab ada idola anda yang siap membantu saat PHK.

Ada dua hal yang pasti, namun terselubung oleh pikiran egois kita.

  1. Bahwa hidup ini hanya butuh satu orang yang mendukung, atau menjamin untuk kita bisa mencapai hal yang besar. Ingat hanya butuh satu orang wali untuk melamar gadis impian anda. Anda tidak perlu mengejar popularitas. Anda hanya butuh satu orang endorsement.
  2. Bilamana kaki meja lebih dari dua, maka meja akan pasti bisa tetap berdiri. Bilamana endorsement anda lebih dari dua, maka kehidupan anda pasti terus bisa tegak mendahului waktu.

Ir. Goenarjoadi Gunawan, MM.

Pensiunan Vice President Director Lotteria yang kini menjadi motivator dan perencana keuangan. Menulis belasan buku populer, di antaranya Money Intelligent, New Money, Rahasia Kaya: Jangan Cintai Uang.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close