Hobi

Mengapa Indonesia tak punya kapal induk sih, negara lain saja punya lho

Kalian pernah bertanya nggak kenapa sih Indonesia belum punya kapal induk? Lihat negara besar seperti Amerika Serikat juga China, kapal induknya wara-wiri di perairan dunia. Kenapa Indonesia nggak punya ya padahal wilayah lautan Indonesia begitu luas.

Ada beberapa alasan serta argumen kenapa Indonesia tak punya kapal jenis itu sih. Pertama soal biaya. Pembuatan kapal induk biayanya ratusan triliun lho, belum lagi perawatannya. Kedua, Indonesia sampai saat ini tak punya kapal induk karena belum butuh. Lha kok bisa? Indonesia sebenarnya sudah punya kapal induk alami yakni dalam bentuk pulau-pulau, jadi ada yang mengatakan tak ada kapal induk pun jadi.

Baca juga: Singapura resmi masuk jurang resesi, ini dampaknya bagi Indonesia

Argumen atau penjelasan ketiga Indonesia tak punya kapal ya karena doktrin pertahanan TNI kita yang mana Indonesia bukan negara yang cinta damai gitu.

Doktrin TNI

Kapal perang TNI AL
Kapal perang TNI AL. Foto Instagram @dinaedriani

Persoalan Indonesia belum punya kapal induk sudah pernah dijawab oleh Panglima TNI Moeldoko pada pada 9 Mei 2014 dalam acara latihan gabungan 2 matra TNI di Lanud Halim Perdanakusuma.

Dikutip dari Quora, kala itu Panglima menegaskan kapal induk tak sesuai dengan doktrin TNI. Kapal induk tak diperlukan TNI, sebab TNI bisa memanfaatkan ribuan pulau yang tersebar di perairan Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Doktrin TNI apa sih? Doktrinnya yaitu Tri Dharma Eka Karma yang artinya pengabdian tiga matra dalam satu jiwa, tekad dan semangat perjuangan TNI. Dalam landasan penjelasan doktrin itu, TNI menegaskan Indonesia adalah negara cinta damai.

Sedangkan doktrin yang dianut TNI AL yaitu Green Water Navy alias marinir Indonesia tak keluar dari perairan indonesia. KSAL Marsetio saat itu menjelaskan, negara penganut doktrin Blue Water Navy yang berlayar keluar wilayah perairan internasional adalah yang jelas butuh kapal induk. Jadi jelas ya?

Negara penganut Blue Water Navy, cenderung negara agresor yang bisa mengancam kedaulatan negara lain. Sedangkan Indonesia adalah negara cinta damai yang lebih mementingkan kedaulatan wilayahnya.

Biaya dan risiko gede

Kapal induk dikawal kapal lainnya
Kapal induk dikawal kapal lainnya. Foto quora.id

Kapal induk ini urusannya berat. Quorawan, Thirafi Dide menjelaskan dari sisi pembuatannya biayanya bisa mencapai ratusan triliun lho. Belum lagi untuk biaya perawatan kapal induk dan puluhan pesawat yang mangkal di kapan induk.

Selain itu untuk operasinya, kapal induk nggak bisa sendirian berlayar lho sebab kapal induk ini rentan diserang musuh, bisa-bisa diserang dari selesai dong. Makanya cek deh, biasanya kapal induk berlayar dikawal beberapa kapal perang atau kapal selam sebagai pelindung.

Belum strategis

Kapal induk AS, USS Gerald Ford
Kapal induk AS, USS Gerald Ford. Foto Instagram @twallet.one

Quorawan lainnya, Felix Patrick berpandangan kapal induk belum strategis untuk kebutuhan pertahanan Indonesia.

Indonesia masih fokus peremajaan alutsista lama dan memperbarui alutsista lainnya, jadi kebutuhan kapal induk tak menjadi prioritas TNI. Belum lagi bicara anggaran.

Menurutnya, Selain itu kapal induk bersifat ofensif (Power Projection) dan tentu saja akan mengundang perhatian dari dunia internasional yang menandakan Indonesia benar-benar siap untuk ikut dalam persaingan global karena dalam prakteknya kapal induk digunakan sebagai suatu bentuk diplomasi bahwa suatu negara siap menggunakan kekuatan militernya untuk mempertahankan kepentingan negara tersebut di luar negeri (Foreign Interest).

Nah sudah simak kan. Menurut kamu nih kita perlu nggak soal kapan induk buat pertahanan kita?

Topik

5 Komentar

  1. Jawaban yang mebagongkan … negara kepulauan dgn lebih banyak air tak punya kapal induk … katanya cinta damai … cinta damai perlu kapal yg besar bukan berenang dodol

    1. Setuju gan, mungkin suatu saat bangsa kita bisa punya kapal Induk sendiri.

  2. Setuju gan, mungkin suatu saat bangsa kita bisa punya kapal Induk sendiri. Tentu pasti suatu saat di butuhkan juga untuk misi di luar perairan Indonesia

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close