Trending

Mengejutkan, ini pelaku penipuan online Kaesang, ternyata bocah SMP

Beberapa waktu lalu, putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep sempat jadi target penipuan online oleh seorang oknum.

Pengalaman tersebut diceritakan langsung oleh Kaesang di akun pribadi Twitternya @kaesangp pada 1 September 2020 silam.

Baca juga: Heboh, Kaesang isengin penipu, pesan piyama ke alamat Istana Presiden

Ketika diusut oleh pihak kepolisian, ternyata pemilik akun penipu online tersebut masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Karo Penmas Humas Mabes Polri, Brigjen Awi Setiyono menjelaskan, penangkapan terhadap pelaku penipuan online tersebut dilakukan berdasarkan laporan dari seorang korban lainnya bernama Nur Firmansyah.

Adapun dalam akun penipu berkedok pedagang online itu, ia menawarkan sejumlah sepatu dari merek-merek ternama dengan jumlah barang yang terbatas.

“Setelah ada laporan, ditemukan ada akun Instagram menjual barang-barang sepatu sandal branded yang limited edition.” ujar Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta. Disitat gridhot.id.

“Kemudian korban melakukan transaksi dan mengirim ke rekening tertentu sebagai penampungan tapi (barang) tidak pernah datang,” sambungnya.

Kaesang Pangarep tunjukkan gayung di Istana.
Sosok Kaesang. Foto: Instagram

Setelah melakukan sejumlah proses pemeriksaan dan identifikasi, pihaknya mengungkapkan, pelaku tersebut terdiri dari empat orang yang berlokasi di dua tempat berbeda yakni di Aceh dan Medan.

Lebih mengejutkannya lagi, ternyata keempat pelaku berinisial AF, GR, MR, dan DFY tersebut masih di bawah umur.

Bocah-bocah yang melakukan tindak kriminal itu, telah berhasil menipu puluhan korban, salah satu di antaranya anak sulung Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep.

“Ada puluhan korban. Di antaranya anak Presiden, Kaesang Pangarep,” imbuhnya.

Kini, pihak Bareskrim Mabes Polri terus menyelidiki kasus penipuan online yang sempat melibatkan Kaesang dan keempat bocah di bawah umur tersebut.

Kronologi penipuan

Diketahui, beberapa waktu lalu, Dalam unggahan di media sosial Twitter pribadinya @Kaesangp, mengisahkan kejadian lucu yang dialaminya yakni jadi target penipuan berkedok memenangkan sebuah lelang.

“Sumpah ngakak ada yang mau nipu saya. Niatya mau nipu karena saya menang auction. Padahal udah semangat nipu,” tulis Kaesang.

Kaesang pun membagikan sejumlah potongan gambar yang memperlihatkan aksi penipu tersebut ketika menghubunginya melalui pesan langsung (Direct Mesagge) di Instagram.

Awalnya, penipu yang menggunakan nama pengguna sebagai Rekening Hanya BCA itu mengirim sebuah pesan yang menyebut bahwa Kaesang memenangkan sebuah lelang. Pihaknya pun meminta agar Kaesang segera membayar tagihan lelang itu, terhitung paling lama 1×24 jam.

Untuk memuluskan aksinya, ia juga memberikan alamat rekening bank BCA atas nama Aan Ramdani. Tertera pula sejumlah keterangan yang seakan-akan membuktikan bahwa pesan tersebut bukan penipu.

Curhatan Kaesang hampir kena tipu. Foto: Twitter
Kasus penipuan online yang menargetkan Kaesang. Foto: Twitter

Meski sudah mengetahui bahwa pesan tersebut merupakan penipuan, Kaesang dengan sengaja mempertanyakan beberapa hal seperti waktu pembayaran yang ternyata sudah melewati batas perjanjian.

“Waduh udah telat nih?” tanya Kaesang

“Belum kak. Silahkan diisi datanya kak,” balas oknum penipu.

“Itu katanya 1×24 jam? Ini udah tanggal 1 September,” ungkap Kaesang.

Curhatan Kaesang hampir kena tipu. Foto: Twitter
Kasus penipuan online yang menargetkan Kaesang. Foto: Twitter

Oknum penipu itu pun berdalih, tak masalah bayarannya terlambat lantaran barang lelangnya masih tersedia.

Kaesang kembali bertanya terkait sejumlah keanehan dalam pelelangan tersebut. Ia pun menanyakan alamat nomor rekening yang tak jelas hingga ketersediaan membayar langsung alias COD.

Tanpa berpikir lama, Kaesang mulai memberi petunjuk bahwa yang dihubungi oleh oknum penipu itu merupakan seorang anak dari orang nomor satu di Indonesia.

Penipu yang sejak awal tak mengetahui bahwa yang dihubunginya adalah putra bungsu presiden Jokowi itu pun meminta maaf dan mengaku khilaf.

Meski telah meminta maaf dan berjanji tak akan melakukan penipuan lagi, Kaesang menjadikan oknum penipu itu sebagai bahan guyonannya. Dengan santai Kaesang membalas dengan ancaman akan melaporkan oknum tersebut.

“Gapapa. Tunggu aja biar gak keulang. Hati-hati diketok rumahnya” ungkap Kaesang.

Dalam cuitan lainnya, Kaesang kembali mengingatkan oknum tersebut yang justru membuat warganet terhibur.

“Maafkan saya untuk Aan. Anda sudah termonitor HAHAHAHAHAHAHA,” cuit Kaesang.

Meski tahu bahwa itu merupakan penipuan, Kaesang tetap mentransfer ke alamat rekening yang diberikan oleh oknum itu sebesar Rp 10.000. Namun pada bagian deskripsi Kaesang menulis “Halo Aan saya tau kamu dimana lho,”.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close