News

Menkes habis kena semprot Jokowi, Ketua DPR bilang begini

Cobaan bertubi-tubi rupanya masih mendatangi Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, setelah kena semprot Presiden Jokowi. Kini giliran Ketua DPR RI Puan Maharani ikutan mengkritisi kondisi ketahanan kesehatan yang secara tak langsung berkaitan dengan tugas Menkes.

Menurut Ketua DPR RI, Puan Maharani, kondisi pandemi covid-19 di Indonesia telah menguji sistem ketahanan nasional termasuk di sektor kesehatan. Aspek inilah yang membutuhkan peningkatan ketahanan kesehatan bagi rakyat.  

“Khusus di bidang kesehatan, kita dapat merasakan bahwa ketahanan nasional masih perlu untuk ditingkatkan, baik dari sisi fasilitas kesehatan, maupun ketersediaan tenaga kesehatan,” kata Puan dalam Webinar Nasional IV Bulan Bung Karno 2020 seperti dikutip Antara Selasa 30 Juni 2020.

Menkes Terawan
Menkes Terawan Photo: Instagram Kemenkes.

Dalam kesempatan itu, Puan memberikan triger untuk membangun daya tahan kesehatan di tingkatan rakyat, melalui beberapa langkah, seperti pemenuhan gizi ibu hamil dan anak. Diperlukan pula asupan gizi baik dalam 1.000 hari kehidupan serta pola hidup bersih dan sehat.

Tak hanya soal makanan saja, Puan juga berharap masyarakat bisa membiasakan kedisiplinan dalam pencegahan virus covid-19 salah satunya dengan disiplin menggunakan masker, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak.

Baca juga: Banyak negara cari tahu virus covid-19 menyebar, WHO luncur ke China

“Pandemik COVID-19 harusnya dapat menjadi momentum bagi setiap keluarga untuk menjaga, menjalankan pola kehidupan bersih dan sehat. Memastikan asupan gizi seimbang, sehingga dapat meningkatkan daya tahan tubuh, yang saat ini sangat bermanfaat dalam menangkal terjangkitnya COVID-19,” katanya

Ketua DPR Puan Maharani. Foto: Antara.
Ketua DPR Puan Maharani. Foto: Antara.

Pada kesempatan yang sama, Indonesia dinilai Puan memerlukan politik kesehatan berdikari yang kuat melalui fasilitas kesehatan yang bisa dimanfaatkan masyarakat mulai dari wilayah perkotaan hingga tingkat desa.

Hadirnya fasilitas kesehatan juga harus ditunjang dengan formasi tenaga kesehatan di setiap rumah sakit dan puskesmas. Terkait peralatan kesehatan perusahaan nasional juga perlu membantu memperkuat bersama peruahaan farmasi yang memproduksi obat-obatan.

“Saat ini jaminan kesehatan Nasional diselenggarakan BPJS Kesehatan, dan diharap alokasi anggaran kesehatan tepat sasaran dan tepat manfaat,” ujar Puan.

Melalui fungsi anggaran, DPR ikut mencermati dan mempertajam kebijakan pemerintah dalam mengalokasikan anggaran kesehatan yang mencapai 5 persen dari APBN.

“Khususnya, untuk memastikan rakyat Indonesia baik yang mampu maupun tidak mampu mendapatkan pelayanan kesehatan,” tutur Puan.

Ketua DPR Puan Maharani. Foto: Ist.
Ketua DPR Puan Maharani. Foto: Ist.

Sebagai Ketua DPR, Puan berjanji pihaknya akan menjalankan tugas konsitusionalnya dengan ikut memberikan perhatian yang sangat besar dalam membangun ketahanan nasional di bidang kesehatan.

Puan mengaku bersyukur, di tengah pandemik, sejumlah universitas telah berinovasi membuat ventilator portabel sendiri.

Ke depan, tambah dia, pemerintah harus membangun kekuatan industri di bidang kesehatan melibatkan BUMN dan swasta. “Ini dalam memenuhi kebutuhan nasional,” imbuhnya.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close