Hot

Millen Cyrus konsumsi benzo sejak rehab, asisten: Keluarga enggak kaget karena…

Millen Cyrus kembali diamankan oleh Polda Metro Jaya lantaran terbukti positif mengonsumsi benzo. Ia tertangkap dalam razia yang diadakan di kafe Brotherhood, Jakarta Selatan. Seperti diketahui, Millen sendiri baru bebas dari rehab beberapa waktu lalu.

Lantas, seperti apa pernyataan asisten dan kakak kandung Millen Cyrus terkait hal ini? Simak artikel berikut selengkapnya!

Selebgram Millen Cyrus. Foto: Instagram
Selebgram Millen Cyrus. Foto: Instagram

Asisten pribadi Millen Cyrus, Gilang, mengaku bahwa obat dengan kandungan benzo yang dikonsumsi Millen merupakan penenang dan telah dilengkapi resep dokter. Gilang juga menyebut Millen telah mengonsumsi obat tersebut sejak rehab.

“Iya, untuk penenang dirinya Millen. Memang diresepkan dokternya sendiri. Semenjak dia dari rehab (konsumsi benzo),” ujarnya dilansir dari kanal YouTube Seleb Oncam News pada Minggu, 28 Februari 2021.

Menurut Gilang, pihak keluarga Millen sudah mengetahui hal ini dan tidak kaget.

“Keluarga sih enggak kaget karena ibaratnya kan keluarga tahu kalau dia emang konsumsi itu. Cuma palingan keselnya cuma komenan orang-orang yang enggak tahu.”

Tanggapan kakak Millen Cyrus

Kakak Millen Cyrus, Globantara Ibrahim. Foto: Instagram
Kakak Millen Cyrus, Globantara Ibrahim. Foto: Instagram

Kakak Millen Cyrus, Globantara Ibrahim, juga memberikan pernyataan serupa. Ia menyebut bahwa penangkapan kali ini bukan karena kesalahan Millen.

“Kalau kemarin kan emang dia begitu, kalau sekarang posisinya dia enggak salah,” ujar Globantara, kakak Millen Cyrus.

Ia juga menjelaskan sedikit kronologi penangkapan sang adik di kafe di bilangan Jakarta Selatan.

“Saya sebenarnya dekatan kan sama Millen pas kemarin, Jadi, saya lagi di daerah situ juga, di Al-Azhar, Millen di sana (kafe). Saya nganterin ke sana, terus dikasih kabar ada operasi protokol kesehatan ternyata ada positif benzo.”

Kakak Millen Cyrus mengaku bahwa obat yang dikonsumsi Millen merupakan resep dari dokter. Kendati begitu, ia tidak mengetahui alasan mengapa Millen mengonsumsi obat tersebut.

“Biasa aja maksudnya gini, karena itu anjuran dari dokter kan bukan atas keinginan sendiri. Jadi, berdasarkan resep itu makanya dia konsumsi. Nah, (keluhan) itu yang tahu antara si Millen sama si dokter. Karena waktu dia konsultasi kan saya enggak ikut.”

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close