Hot

Misteri anak ‘rahasia’ Putri Diana dengan pacar Arabnya, Dodi Al-Fayed

Genap 23 tahun kematiannya, sosok Putri Diana masih melekat meninggalkan banyak teka-teki. Ibu dari Pangeran William dan Harry ini hingga kini masih membuat khalayak penasaran dengan kisah hidupnya.

Belakangan misteri soal kematian Diana kembali terkuak. Sejak tewasnya Diana dan kekasihnya yang keturunan Arab Mesir, Dodi Al-Fayed di tahun 1997 karena kecelakaan mobil, banyak spekulasi yang muncul soal kehamilan Diana kala itu.

Baca juga: Pangeran Charles mengaku menyesal nikahi Putri Diana: Saya tak tahan ingin cerai

Ayah Fayed, Mohamed Al-Fayed kala itu mengklaim bahwa anaknya akan segera melamar Diana, tak cuma itu Mohamed Al-Fayed juga mengklaim bahwa Diana sedang mengandung anak dari Dodi Al-Fayed.

Dalam pernyataannya kepada media kala itu, Mohamed Al-fayed yang merupan pebisnis ritel ternama menuduh bahwa keluarga kerajaan berencana membunuh Diana karena mereka tidak dapat menerima bahwa seorang Muslim Mesir akhirnya bisa menjadi ayah tiri dari raja masa depan Inggris.

Selain itu, dalam minggu-minggu jelang kecelakaan tragis ada desas-desus bahwa Diana mengharapkan memiliki bayi. Diana sempat menyatakan kepada teman-temannya termasuk musisi Elton John bahwa dirinya memiliki ‘kejutan besar’.

Putri Diana
Putri DIana Photo: Istimewa

Spekulasi soal kandungan Diana semakin berkembang ketika Joan staf kerajaan yang dipercaya Diana mengatakan gerak-gerik aneh dari putri Inggris itu.

Dilansir laman Newidea, Joan yang sempat berbicara dengan Diana di 3 minggu terakhir sebelum kematian ‘people princess’ itu menafsirkan bahwa Diana sangat ingin memiliki bayi.

“Diana sering bermimpi memiliki bayi, terlalu sering hingga terasa nyata,” ujar Joan.

Joan mengatakan kepada Diana jika ia memiliki mimpi itu maka yakinlah bahwa hal itu akan terjadi. Namun jika terasa nyata, bisa jadi Anda (Diana) memang sudah hamil.

“Bisa jadi Anda (Diana) sudah benar-benar hamil. lalu tiba-tiba Diana kaget hingga terhentak dari kursi saat saya mengatakan itu,” ujar Joan.

Meskipun akhirnya Diana tidak menceritakan apa yang ia alami namun bagi Joana bukan hal mengejutkan jika Diana ingin memberi Wills dan Harry adik.

“Dia jatuh cinta dengan Charles, dia ingin memiliki lebih banyak anak darinya,” kata Joan.

Joan melanjutkan bahwa Diana senang memiliki keluarga besar, dan hal itu cuma bisa diwujudkan bersama Charles.

“Tapi Charles jelas tidak menginginkan hal itu bersama Diana. Apalagi kala itu Charles sudah menjalin hubungan serius dengan Camilla.”

Padahal, lanjutnya, Diana bermimpi memiliki anak perempuan. ia percaya hadirnya anak perempuan bisa menyelamatkan pernikahannya yang gagal.

“Bahkan di saat-saat paling gelap dalam perpisahan pernikahan mereka yang pahit, dia membiarkan dirinya bermimpi bahwa seandainya dia dan Charles bisa memiliki anak ketiga, pernikahan mereka mungkin bisa selamat.”

Gosip Diana mengandung anak Dodi Al-Fayed saat kecelakaan

Sayangnya, keinginan Diana menjadi ibu tiga anak harus kandas akibat kematiannya. Sepanjang rumor yang beredar sebelum kematiannya Diana tidak pernah merasa terbebani dengan gosip kehamilannya.

Kemudian isu kehamilan itu berkembang, Joana menyebut bahwa Diana akhirnya mewujudkan mimpinya dengan memiliki anak dari kekasihnya Dodi Al-Fayed.

“Aku tidak tahu apakah dia punya bayi dengan Dodi. Dia memang mengatakan akan tinggal bersama Dodi di Amerika, jadi siapa yang tahu jika ia benar-benar hamil,” kata joan.

Kemudian, pada tahun 2003, seorang sumber dari kepolisian Perancis mengatakan kepada The Independent bahwa Diana sebenarnya hamil pada saat kematiannya tetapi fakta itu seakan ditutupi.

Tetapi pada 2019 lalu, Profesor Angela Gallop penulis buku When the Dogs Don’t Bark: A Forensic Scientist’s Search for the Truth menulis berdasarkan hasil forensik yang dilakukan oleh ahli patologi forensik, dr.Richard Shepherd.

Shepherd kemudian mengungkap hasil forensik Diana. “Saya tidak melihat bukti. Saya sudah melihat semua informasi medis dan patologi, saya sama sekali tidak melihat apa pun yang mendukung bahwa dia hamil.”

Profesor Angela Gallop juga menjelaskan bagaimana tim investigasi mencoba menentukan apakah Diana hamil. Begitu juga yang dilakukan tim investigasi Profesor Angela Gallop yang turut menguji sampel darah Diana apakah mengandung hormon kehamilan.

Hanya saja, Diana sudah menerima begitu banyak transfusi darah, sehingga tim investigasi harus mengambil sampel darah yang menetas di karpet mobil nahas tersebut. Gallop dan tim juga mengekstrak sampel isi perut Diana untuk menguji residu alat kontrasepsi.

“Pada akhirnya, semua tes hasilnya negatif. Itu berarti sangat mungkin Diana tidak hamil saat kematiannya dan dia belum minum pil kontrasepsi,” urai Gallop menyimpulkan.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close