Hobi

Cikal Bakal Produksi Morris Mini lahir dari krisis BBM

Di era tahun 50-an Suez mengalami krisis bahan bakar minyak (BBM), yang berdampak hingga ke banyak negara Eropa termasuk Inggris Raya. Sulitnya mendapatkan bahan bakar, membuat British Motor Corporation (BMC) mencanangkan pembuatan mobil yang irit bahan bakar hingga lahirnya Morris Mini.

Morris Mini Foto: ist

Tugas pembuatan mobil yang irit bahan bakar tersebut, diberikan Leonard Lord selaku pimpinan BMC kepada Alec Issigonis pada Maret 1957. Dalam pengembangannya, Alec membutuhkan waktu selama dua tahun untuk membuat mobil yang ringkas, lapang dan irit bahan bakar.

Hingga pada Agustus 1959, mobil rancangan Alec siap untuk di produksi massal. Terdapat dua model mobil rancangan Alec yakni Austin Mini Se7en dan Morris Mini Minor, kedua mobil tersebut memiliki ukuran kecil untuk meminimalisir bobot kendaraan agar tidak membebani kinerja mesin yang mengakibatkan konsumsi bahan bakar boros. Baca Juga: Kehadiran Generasi Terbaru Nissan Xtrail 2020 Makin Kuat

Morris Mini Foto: ist

Sukses dengan produksi massalnya, nama kedua mobil tersebut kemudian berubah nama pada 1969, menjadi Mini. Tak tanggung-tanggung, Mini langsung menawarkan beberapa varian mobilnya seperti Mini Van, Mini pick up, Mini Moke dan Mini Clubman. Namun diantara jajaran varian tersebut Mini Cooper menjadi mobil yang laris manis di pasaran karena memiliki bentuk yang simpel, gesit dan hemat bahan bakar tentunya.

Desain

Pengembangan Mini sendiri tak berubah dari desain dasar terdahulu dimana, tampilan Mini jika dibandingkan dengan Mini Morris jaman dahulu hingga sekarang tetap memiliki aura yang sama, meski sentuhan modern tentu kental pada Mini yang dipasarkan saat ini.

Morris Mini Foto: ist

Hal tersebut tentu tak bisa dipungkiri, jika basis dari desain Mini yang ada saat ini, tetap di dasari dari desain awal yang diambil dan pengembangan Morris Mini Mark I dan Mark II. Mobil hatchback dua pintu ini memiliki panjang 3 meter dan lebar 1.5 meter serta tinggi tak lebih dari 1.3 meter. Kapasitasnya sendiri mampu menampung 5 orang.

Sayangnya setelah diproduksi selama 42 tahun, mobil ini dihentikan pada awal tahun 2000. Meskipun sahamnya dikuasai BMW namun kini jajaran model terbaru Mini masih tetap mempertahankan aura yang sama dengan model terdahulunya. Hal itulah yang menjadi ciri khas bagi Mini yang banyak dikenal konsumennya hingga saat ini.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close