Trending

Rahasia kesaktian Mpok Ris, pendekar jelita dari tanah Betawi

Mpok Ris adalah pendekar jelita dari tanah Betawi yang gigih melawan penjajah. Dia punya julukan Singa Betina. Betawi memang punya banyak cerita.

Berapa gaji youtuber pemula jika videonya ditonton 500 kali

Tak cuma kisah kehebatan para pendekar prianya saja, Betawi juga menyimpan kisah tentang perjuangan gigih para pendekar wanita dalam melawan sang penjajah. Salah satu pendekar wanita Betawi yang ikut memerangi tentara Belanda adalah Mpok Ris berasal dari Cipondoh, Tangerang.

Paras Mpok Ris dikenal cantik jelita. Namun dia bukan perempuan yang lemah gemulai. Di balik keanggunannya, ternyata Mpok Ris jago berkelahi. Sekali tebas saja, Belanda dibuat ngacir ketakutan.

Alkisah, seperti diceritakan secara turun-temurun oleh warga sekitar, di tahun 1930, tentara Belanda datang ke wilayah Cipondoh dan menjadikan sebagai basis pergudangan. Dalam catatan sejarah, disebutkan Belanda membangun benteng pertahanannya di sekitar Batu Ceper, yang berjarak sekitar satu kilometer dari Cipondoh.

Pementasan Mpok Ris Pendekar Jelita dan Plawad Sakti oleh Teater Jagad Ratu di Galeri IndonesiaKaya, Minggu 21 Agustus 2016. Foto: Repyssa
Pementasan Mpok Ris Pendekar Jelita dan Plawad Sakti oleh Teater Jagad Ratu di Galeri IndonesiaKaya, Minggu 21 Agustus 2016. Foto: Repyssa

Tak jauh dari sana, Belanda membangun gudang sebagai tempat untuk menyimpan barang-barang hasil jarahan dari rakyat kecil. Terutama hasil tani masyarakat Cipondoh. Padahal kala itu masyarakat Cipondoh yang notabene suku Betawi sangat tergantung dengan sektor pertanian sebagai mata pencaharian.

Atas kesewenang-wenangan itu, Mpok Ristidak tahan. Amarahnya pun bangkit. Asal tahu saja, ilmu bela diri Mpok Ris cukup tinggi. Dia belajar silat kepada sejumlah pendekar asli Betawi dan ahli bela diri asal Tiongkok. Senjata yang dia pakai, bukan golok atau pisau maupun tombak, tetapi hanya sebatang pohon Plawad, sejenis tebu.

Awalnya, kompeni Belanda cengengesan melihat seorang wanita cantik datang menantang mereka, saat Kompeni hendak merampas hasil tani milik warga. Kompeni meremehkan, wanita cantik yang saat itu sudah bersiap mengambil langkah dengan kuda-kuda ilmu bela dirinya.

Poster pementasan Mpok Ris Pendekar Jelita dan Plawad Sakti oleh Teater Jagad Ratu di Galeri IndonesiaKaya, Minggu 21 Agustus 2016. Foto: Repyssa
Poster pementasan Mpok Ris Pendekar Jelita dan Plawad Sakti oleh Teater Jagad Ratu di Galeri IndonesiaKaya, Minggu 21 Agustus 2016. Foto: Repyssa

Di luar dugaan para kompeni ini, Mpok Ris menunjukkan kekuatanya. Dengan lincah dia memainkan batang Plawad itu. Sekali tebas, satu persatu tentara itu berjatuhan, bahkan sebagian lari kocar-kacir. Kejadian ini tidak sekali dua kali, hampir setiap penyerangan Belanda berhasil dibelokkan oleh Mpok Ris dengan sempurna. Alhasil, Belanda tak berani macam-macam di Cipindoh.

Karena dipandang sakti, banyak pemuda yang tak berani mendekati Mpok Ris. Para pemuda selalu berpikir dua kali. Soalnya jika salah bertindak bisa dihajar hingga babak belur. Bahkan, bisa tak bangun untuk selamanya.

Namun Mpok Ris tetaplah seorang wanita normal. Umurnya telah cukup untuk menikah. Sang ayah, ingin Mpok Ris segera pendamping hidup. Ayahnya sadar, anaknya membutuhkan pria yang jauh lebih lebih kuat dari Mpok Ris. Karena itu, sang ayah mengadakan sayembara. Bagi laki-laki siapa saja yang sanggup mengalahkan Mpok Ris, boleh menikahi Mpok Ris.

Pementasan Mpok Ris Pendekar Jelita dan Plawad Sakti oleh Teater Jagad Ratu di Galeri IndonesiaKaya, Minggu 21 Agustus 2016. Foto: Repyssa
Pementasan Mpok Ris Pendekar Jelita dan Plawad Sakti oleh Teater Jagad Ratu di Galeri IndonesiaKaya, Minggu 21 Agustus 2016. Foto: Repyssa

Dan pertandingan dimulai. Satu persatu, banyak pria yang tersungkur kalah melawan Mpok Ris. Namun, akhirnya seorang pria tampan berhasil mengalah Mpok Ris. Pria itu jauh lebih sakti.

Sesuai sayembara, Mpok Ris akhirnya menikah. Namun setelah menikah, kesaktian Mpok Ris berangsur hilang. Rupanya, letak kesaktian Mpok Ris tidak lain berada pada keperawanannya. Karena keperawanannya hilang setelah menikah, kesaktiannya ikut hilang.

Hilangnya kesaktian Mpok Ris, didengar pula oleh Belanda. Maka dikirimlah, seorang jagoan untuk menantang Mpok Ris. Hanya sekali gebrak saja, Mpok Ris tersungkur. Dia lalu ditangkap dan dijebloskan ke penjara, hingga akhirnya sakit dan meninggal dunia. Belanda merahasiakan tanggal kematiannya dan dimakamkan dimana.

Namun keberanian dan kesaktian dari Mpok Ris pendekar jelita Betawi dalam melawan Belanda membuat dia dijuluki Singa Betina. Nama Mpok Ris diabadikan menjadi nama daerah yaitu Poris Plawad, “Poris” bersal dari nama Mpok Ris itu sendiri sedangkan “Plawad” adalah senjata pamungkas miliknya. (Dehan)

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close