Trending

Lagi darurat corona, bisa mudik gak, ya? Begini kata pemerintah

Bulan suci Ramadan sudah di depan mata. Puncaknya pada hari raya Idul Fitri, warga kota besar terutama DKI Jakarta bakal berbondong-bondong mudik ke kampung halaman. Hal itu memang sudah jadi tradisi. Tapi di tengah pandemi COVID-19 bisa mudik enggak, ya?

Jumlah suspect dan penderita COVID-19 di Indonesia terus bertambah. Dilihat dari situs resmi corona.jakarta.go.id, hingga hari ini 208 warga Jakarta dinyatakan positif COVID-19. 124 Orang di antaranya tersebar di beberapa kelurahan. Sedangkan 84 kasus positif lainnya belum diketahui lokasinya. Total ada 583 kasus yang sedang diperiksa. Di mana 375 kasus saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan.

Pemerintah juga memperpanjang status darurat bencana virus corona sampai 29 Mei 2020. Untuk memutus mata rantai penyebaran virus, diimbau setiap warga untuk melakukan isolasi mandiri dan social distancing. Yang berarti, membatasi mobilitas dan interaksi dengan orang lain. Lalu bagaimana soal Idul Fitri, bisa mudik atau enggak menjadi pertanyaan banyak orang.

Ilustrasi mudik. Photo: Instagram @keretaapikita

Wapres minta warga tahan diri

Wakil Presiden Ma’ruf Amin sarankan urungkan niat mudik demi kebaikan bersama. “Maka itu juga orang pergi mudik, menurut saya saat ini menjaga diri itu lebih dianjurkan. Silaturahim itu baik, tapi menjaga diri jangan sampai berbuat sesuatu yang merugikan itu lebih baik,” kata Ma’ruf, Kamis 19 Maret 2020, dikutip dari Detik.com.

Kalau terpaksa banget harus mudik, Ma’aruf ingatkan masyarakat harus jaga diri dari kemungkinan penularan corona. “Kalau memang harus terpaksa mudik, pastikan bisa menjaga diri dari kemungkinan adanya potensi penularan di sana,” katanya.

Dia juga memberikan alternatif silaturahmi selain mudik dan kontak langsung. “Ya, tidak hanya lewat tekno, bisa lewat medsos dan WhatsApp, IG, jadi silaturahimnya jarak jauh aja. Itu anjuran saya karena itu kalau memang maksa pulang dia harus bisa pastikan aman.”

Baca juga: Ini lho, bedanya social distancing dan isolasi mandiri

Pemerintah bakal kaji opsi mudik

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang juga Menteri Perhubungan Ad Interim mengakui wabah COVID-19 bakal memengaruhi arus mudik Lebaran tahun ini.

“Saya sudah perintahkan Kementerian Perhubungan untuk mulai exercise (kaji) opsi-opsi. Ujung-ujungnya nanti Presiden akan membawa ini dalam rapat, saya kira akan segera dilakukan,” katanya dalam jumpa pers melalui video conference di Jakarta, dikutip dari Antara.  

Pemerintah pun sedang menyusun rencana cadangan (contingency plan) untuk menghadapi musim mudik. Pemerintah juga akan berkoordinasi dengan organisasi keagamaan seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan dari agama lain. Pasalnya banyak hari besar keagamaan yang jatuh di tengah masa darurat bencana corona sepanjang 29 Februari-29 Mei 2020.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close