Trending

MUI skak Jenderal Dudung soal semua agama benar: Ada kesan dia ingin arahkan…

Berbagai pihak termasuk tokoh agama merespons pernyataan Pangkostrad Letjen Dudung Abdurachman soal semua agama benar di mata Tuhan. Ketua MUI Utang Ranuwijaya menangkap kesan Jenderal Dudung ingin mengarahkan kepada prajuritnya.

Pernyataan Letjen Dudung belakangan jadi kontroversi, selain mengarahkan kepada prajuritnya supaya bijak mengelola informasi dan semua agama benar di mata Tuhan, mantan Pangdam Jaya itu juga mengatakan hindari fanatik berlebihan pada suatu agama.

MUI respons Jenderal Dudung

Ketua MUI Utang Ranuwihaya mengatakan pernyataan Dudung itu maksudnya untuk mengarakan prajurit Kostrad. Dia setuju saja sih dengan arahan Dudung kepada prajuritnya bahwa mereka adalah milik rakyat.

Pangkostrad Mayjen TNI Dudung Abdurachman. Foto: Ist
Pangkostrad Mayjen TNI Dudung Abdurachman. Foto: Ist

“Saya menangkap kesan dia ingin mengarahkan agar prajurit TNI berada di tengah-tengah rakyat, karena prajurit milik rakyat dan harus mengayomi semua rakyatnya,” Kata Utang dikutip dari laman Panjimas, Rabu 15 September 2021.

Nah tapi dalam konteks araha semua agama benar, Utang mengkritiknya. Pernyataan itu perlu dikoreksi sebab sebaga seorang pengiman Islam, Utang meyakini agama Islam lah yang benar. Menurutnya sangat keliru kalau bicara semua agama benar dalam konteks keimanan.

Sebab menurutnya jika bicara soal keimanan harus berdasarkan dasar dalil.

“Sebagai pribadi muslim sangat keliru dan berlebihan jika menyebut bahwa semua agama itu benar dimata Tuhan,” kata Ketua MUI bidang Pengkajian dan Konten Keislaman itu.

Dia mengatakan soal kebenaran agama adalah privasi masing-masing umat beragama.

Jadi menurutnya, pandangan yang menyamakan semua agama adalah sikap pluralisme agama yang telah difatwakan haram oleh MUI.

Pernyataan lengkap Letjen Dudung soal agama semua benar

Nah buat Sobat Hopers yang belum tahu konteksnya, dalam arahannya Letjen Dudung awalnya menyampaikan pada masa Covid-19, prajurit harus punya pola pikir positif soal kesehatan. Menurut Dudung salah satu sumber penyakit adalah dari pola pikir yang nggak sehat.

Selanjutnya Letjen Dudung menasihati prajurit supaya bersyukur dengan pencapaian yang sudah didapat selama ini. Bersyukur dengan apa yang dimiliki itu adalah sikap yang arif.

Arahan Pangkostrad Letjen Dudung Abdurachman
Arahan Pangkostrad Letjen Dudung Abdurachman. Foto Kostrad.mil.id

“Sebagai prajurit, kita harus bersyukur dengan kondisi keluarga saat ini masih diberikan kesehatan, bersyukurlah mempunyai istri apapun bentuknya, karna itu semua adalah pilihan kita,” kata Pangkostrad dikutip dari laman Kostrad, Selasa 14 September 2021.

Pangkostrad menyampaikan agar cermat dalam menyikapi berita yang beredar terutama di media sosial, jangan mudah mengirim berita yang belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya dan jangan mudah terprovokasi oleh berita hoax, hindari fanatik yang berlebihan terhadap suatu agama. Karena semua agama itu benar di mata Tuhan.

“Bijaklah dalam bermain media sosial sesuai dengan aturan yang berlaku bagi prajurit. Hindari fanatik yang berlebihan terhadap suatu agama. Karena semua agama itu benar di mata tuhan,” ujar mantan Pangdam Jaya tersebut.

Pangkostrad menekankan dalam setiap melaksanakan latihan ataupun tradisi masuk satuan harus profesional dan proporsional.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close