Hobi

Cuma di negara ini, nama supercar Ferrari berubah menjadi Falali

Penyebutan merek supercar Ferrari di negara ini memiliki perbedaan dalam penyebutannya yang aneh jika di dengar dan berbeda dengan negara lain. Namun hal tersebut tidak berlaku di negara ini yang tak kenal dengan Ferrari.

Banyak masyarakat di China menggunakan nama Ferrari dengan ejaan setempat melalui penyebutan Falali. Karenanya jangan harap jika di China masyarakat menyebut supercar asal Italia tersebut bernama Falali bukan Ferrari.

Penyebutan tersebut ternyata diketahui tak hanya terjadi pada merek Ferrari saja. Beberapa merek produsen lain juga mendapat penyebutan yang aneh dan berbeda dari banyak negara lain. Bahkan jika penyebutan tersebut kita ucapkan layaknya penyebutan orang yang tak bisa menyebut huruf R.

Ferrari 360 Modena
Ferrari 360 Modena Foto: Wiki

Nama supercar Lamborghini misalnya tak disebutkan sesuai ejaan yang tertera pada merak, masyarakat Tiongkok lebih nyaman menyebut supercar asal Itali tersebut dengan nama Lanbojini. Sulitnya penyebutan merek tersebut diperkirakan disesuaikan dengan logat masyarakat Tiongkok.

Baca juga: Honda punya sirkuit motor terbesar di Asia Tenggara, intip fasilitasnya

Beberapa merek lain yang memiliki penyebutan aneh seperti dilansir Carscoops, diantarany Alfa Romeo disebut Aerfa Luomiou, McLaren menjadi Maikailun. Penyebutan tersebut juga dibuktikan melalui sebuah tayangan video.

Dalam sebuah video tersebut, terdapat seorang wanita Tiongkok yang membacakan beberapa merek mobil ternama dan terkenal. Dalam penyebutan tersebut, seorang wanita membaca merek mobil sesuai dengan logat negara tersebut.

Ferrari 360 Modena
Modifikasi 360 Modena Foto: Wiki

Tiongkok pasar terbesar

Secara penjualan Tiongkok  menjadi surga bagi para produsen mobil di dunia, angka penjualan yang sangat besar turut berpengaruh terhadap lahirnya produsen mobil lokal di negara tersebut. Meski terus tumbuh, namun banyak produsen China melakukan beberapa pelanggaran.

Banyak produsen mobil di China melakukan duplikasi model mobil yang dipasarkan di negara tersebut, model yang sangat mirip membuat beberapa produsen awalnya melakukan langkah hukum namun sayang selalu kalah dalam putusannya.

Mesin Ferrari 458 Spider Foto: Ist

Belakangan banyak produsen yang akhirnya merelakan duplikasi modelnya oleh produsen China mengingat besarnya penjualan mobil di negara tersebut. Karenanya tak heran jika beberapa produk mobil China memiliki tampilan yang sedikit mirip dengan beberapa mobil dari Jepang maupun Eropa.

Sebagai pasar terbesar di dunia, penjualan mobil di negeri ini tercatat sepanjang 2017 tak kurang sebanyak 27.562.708 unit terjual. Jumlah tersebut menurut data yang dirilis CarSalesBase dari total jumlah kendaraan yang terjual di dunia sebanyak 95,2 juta.

Bahkan beberapa produsen mobil terkenal saat ini terus menjalin hubungan dengan banyak produsen mobil di China, untuk memenuhi pasar dan sebagai langkah strategi memasarkan mobil yang sesuai dengan kebutuhan konsumen di negeri tersebut.

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close