Trending

Nasib kini pedagang tahu usai ditabrak tank TNI, ganti nama & jadi laris

Setelah gerobak dagangannya ditabrak tank tempur AMX-13 milik TNI AD, bak pepatah ada hikmah di setiap kejadian, kini penghasilan pedagang tahu gejrot tersebut justru kian meningkat.

Beredar di jagat media sosial, sebuah video memperlihatkan pedagang tahu gejrot bernama Azis Faizal yang gerobaknya sempat ditabrak tank tempur, kini sudah kembali berjualan seperti biasanya.

Baca juga: Begini pandangan pelaku mutilasi Kalibata soal Tuhan & agama, penuh toleransi

Meski gerobak kesayangannya ringsek, setelah mendapat ganti rugi sebesar 5 juta rupiah dari pihak TNI, Azis kembali berdagang dengan gerobak baru.

Dagangannya itu pun ikut berganti nama, dari yang sebelumnya hanya tertera nama Tahu Gejrot Mandala, sekarang menjadi Tahu Gejrot X Tank AMX-13.

Tak sembarang memberi nama, hal itu dipilih Azis lantaran tak semua pedagang pernah merasakan pengalaman yang sama dalam hidupnya, yakni tertabak sebuah tank tempur TNI AD berjenis AMX-13.

Nasib pedagang tahu usai gerobaknya ditabrak tank tempur. Foto: YouTube
Nasib pedagang tahu usai gerobaknya ditabrak tank tempur. Foto: YouTube

Dikabarkan, keunikan pada nama baru dagangannya itu membuatnya semakin menjadi perbincangan hangat alias viral. Warga sekitar yang penasaran dengan rasa tahu gejrot pasca mengalami kejadian unik itu pun berbondong-bondong membeli dagangan Azis.

Uniknya, ketika ditanya bagaimana perasaan Azis setelah gerobaknya ditabrak sebuah tank tempur, ia mengaku biasa-biasa saja, bahkan Azis menjawab dengan banyolan bahwa ia tertarik dagangannya ditabrak sebuah pesawat tempur.

“Biasa wae, sekali-kali mah hayang (ditabrak) pesawat terbang,” ujar Azis sambil tertawa.

Nasib pedagang tahu usai gerobaknya ditabrak tank tempur. Foto: YouTube
Nasib pedagang tahu usai gerobaknya ditabrak tank tempur. Foto: YouTube

Diketahui dari berbagai sumber, Azis baru berjualan tahu gejrot di sekitar wilayah Kabupaten Bandung Barat sekitar tersebut kurang lebih baru satu bulan lamanya.

Sebelumnya, ia sempat mencoba peruntungan dengan berjualan di Kota Depok. Namun karena adanya pandemi Covid-19 dan pemberlakuan PSBB, ia memutuskan untuk hijrah ke tempat lain.

Ganti rugi TNI

Pihak Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) bertindak cepat atas insiden tank AMX-13 Yonkav (Batalyon Kavaleri) IV yang menabrak gerobak dan motor, sejumlah korban pun telah menerima uang ganti rugi.

Dalam insiden itu, tank milik TNI AD tergelincir dan mengakibatkan empat sepeda motor serta sebuah gerobak rusak parah.

Kejadian yang terjadi di pinggir jalan Rajamandala, Bandung Barat ini sudah ditanganin oleh pihak terkait. Kapendam III Siliwangi Kolonel (Inf), FX Sri Wellyanto mengatakan, masyarakat yang dirugikan dari insiden ini sudah memberikan uang ganti rugi.

Surat perjanjian uang ganti rugi yang diterima korban akibat insiden tank tergelincir di Bandung Barat. Foto: Twitter
Surat perjanjian uang ganti rugi yang diterima korban akibat insiden tank tergelincir di Bandung Barat. Foto: Twitter

Pihaknya telah memastikan tak ada korban jiwa atas kejadian ini, hanya saja ada penggantian biaya materil sebesar Rp15,4 juta.

“Nggak ada korban jiwa, hanya materil saja. Sudah ditandatangani oleh Danyon, sudah langsung koordinasi, musyawarah dan sudah dilakukan ganti rugi,” kata Wellyanto, dikutip Suara.com.

Kronologi kejadian

Adapun kronologis dari kecelakaan itu, pihaknya menjelaskan, bermula ketika adanya iring-iringan tank yang sedang konvoi dari arah Saguling (selatan) menuju Jalan Raya Rajamandala.

Awalnya terlihat sebuah tank milik Yonkav (Batalyon Kavaleri) IV keluar dari sebuah persimpangan. Tank pertama berhasil belok dengan mulus, namun ketika tank kedua melaju, terlihat si pengemudi tak bisa mengontrol kendaraannya sehingga membuat tank tersebut tergelincir lalu menabrak sebuah gerobak penjual tahu goreng dan 4 (empat) sepeda motor

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close