Trending

Negara lagi sibuk-sibuknya, di mana Wapres Maruf Amin, kok senyap?

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gelora Fahri Hamzah menyentil peran Wapres Maruf Amin yang seakan membisu dalam penanganan corona. Fahri mempertanyakan ke mana Wapres Maruf Amin di tengah pemerintah yang gencar untuk menggelorakan perlawanan corona.

Pertanyaan itu setidaknya disampaikan Fahri Hamzah terkait unggahan Presiden Joko Widodo mengenai ancaman covid-19 yang belum berakhir dari Nusantara.

Baca Juga: Penasaran berapa gaji TNI dari Kopral sampai Jenderal, ini daftarnya

Kata Fahri melalui cuitannya di Twitter, bangsa ini lahir karena peran agama, maka itu peran agama juga dianggap penting membantu pemerintah menangani corona.

“Segeralah fungsikan Ketua MUI sekaligus Wakil Presiden (Maruf Amin), supaya agama secara massif bisa ikut tangani corona. Galang persatuan pak, bukan berantem,” kata Fahri, disitat Kamis 25 April 2020.

Wakil Presiden Maruf Amin. Foto: Suara.
Wakil Presiden Maruf Amin. Foto: Suara.

Fahri kemudian menyatakan jika Presiden Jokowi tentu punya hitung-hitungan atau kalkulasi matang memilih Maruf Amin sebagai Wapres-nya. Karena tentu dianggap pasangan sempurna bagi rakyat dan bangsa ini.

“Maka, ia harus nampak membantu bapak dalam melihat peran penting agama,” katanya lagi.

Di mana Wapres Maruf Amin

Terkait peran agama untuk mengatasi persoalan bangsa, Fahri Hamzah mengatakan bisa menjadi kekuatan karena ada unsur kitab suci dan ketaatan. Di mana, umat pasti akan patron atau patuh terhadap segala anjuran dalam agama.

Agama pula yang akan membuat sempurna Undang-undang dan materi dalam modal bernegara.

Semuanya, kata Fahri, harus menjadi kekuatan kita sekarang, itulah kehendak para pendiri bangsa meletakan sila pertama pada Pancasila.

“Lalu di mana Ketua MUI kiai Maruf Amin yang sampai sekarang masih menjabat? Kenapa senyap? Kenapa kita tak kunjung bersatu? Kenapa kita tidak fokus saja selesaikan krisis kesehatan, lalu krisis ekonomi yang menghadang?”

Wapres Maruf Amin. Foto: BBC.
Wapres Maruf Amin. Foto: BBC.

“Apakah kita sengaja menyongsong krisis sosial dan politik?” tegas Fahri Hamzah.

Fahri pun kemudian berharap agar Presiden Jokowi memiliki keberanian menyatukan bangsa menghadapi berbagai persoalan bersama.

“Semoga pagi ini bapak Presiden mendapat angin segar dari kaki gunung yang banyak dekat Istana Bogor. Presiden jangan mau dijadikan para pihak dalam sengketa, untuk apa?”

Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close