Trending

Neno Warisman: Terorisme adalah tarian sihir yang bikin semua orang menari

Bintang film sekaligus penyanyi yang kini jadi pegiat media sosial, Neno Warisman ikut mengomentari polemik maraknya aksi terorisme di Indonesia. Menurut Neno, terorisme tak ubahnya seperti tarian sihir yang dapat dengan mudah mempengaruhi banyak orang untuk menari.

Sebagaimana diketahui, belakangan terjadi penangkapan terduga teroris secara besar-besaran di sejumlah lokasi oleh aparat kepolisian. Bahkan beberapa di antara terduga teroris yang tertangkap merupakan simpatisan dari organisasi massa terlarang Front Pembela Islam alias FPI.

Salah satu selebriti wanita yang sempat pamor pada tahun 80-an ini mengungkapkan, paham terorisme itu ibarat sebuah tanaman. Namun berbeda dari tanaman kebanyakan, tumbuhan yang satu ini sangat beracun dan tentunya berbahaya.

Ilustrasi kelompok militan ISIS. Foto: Antara
Ilustrasi terorisme. Foto: Antara

Kendati demikian, Neno menegaskan bahwa tanaman itu bukan tumbuh, berkembang atau bahkan dipelihara oleh pihaknya. Hal itu lantaran, dari ratusan ribu keluarga yang dijumpai Neno, tidak ada satupun yang ditemui dan terindikasi gearakan teroris.

“Kalau terorisme merupakan tanaman, itu tanaman yang beracun, terus kalau kita ikut menyirami tanaman itu, kita ikut dong membesarkan tanaman racun tersebut,” kata Neno Warisman dalam saluran YouTube yang dibawakan oleh pendakwah Haikal Hassan Baras, dikutip Hops pada Kamis, 8 April 2021.

“Pembicaraan terorisme ini menurut hemat saya, bukan tanaman kita dan bukan kita yang menanam, bukan juga keluarga-keluarga kita. Tidak satu pun dari keluarga yang saya temui, ada beratus-ratu ribu jumlahnya, tidak ada satu pasangan orang tua yang mengajarkan kepada anaknya tentang sikap-sikap teror,” sambungnya.

Bahaya! Teroris itu ibarat tanaman dan tarian sihir

Neno Warisman tanggapi Presiden Prancis yang dianggap hina Islam
Neno Warisma. Sumber: Instagram

Lebih lanjut Neno membicarakan soal dalang di balik keberadaan teroris tersebut. Dia menilai, ada pihak yang secara dengan sengaja menumbuhkan dan membesarkan bibit terorisme sehingga muncuat serta muncul ke permukaan.

Neno mengibaratkan aktor yang menumbuhkan bibit teroris itu sebagai peniup alat musik suling. Perannya tak lain adalah membuat tanaman teroris tersebut tumbuh kemudian mempengaruh banyak orang.

Oleh sebab itu, Neno menjuluki terorisme sebagai tanaman dan tarian sihir yang dapat dengan mudah membuat orang menari-nari. Kendati demikian, dia mengimbau kepada khalayak agar tidak terjerumus ke dalam paham radikal tersebut karena tentunya sangat berbahaya bagi masa depan bangsa.

“Jadi ini tanaman siapa? Kalau begitu, apabila tanaman itu sekarang menjadi kelihatan keluar dari humus tanah dan membesar, kemudian ada siapa? Ada peniup seruling yang membuat dia jadi melenggok-lenggok tanaman itu. Kemudian dia menjadi sihir, dia menari-nari dan semua orang ikut menarikan tariannya. Inilah, terorisme itu adalah tarian sihir, tentu saja kita tidak boleh ikut kena sihirnya,” ungkap Neno.

“Ini bukan tanaman biasa, ini adalah tanaman yang sengaja ditanam, beracun, dan dia mengeluarkan aroma sihir. Jadi siapa yang memandangnya pun tersihir,” imbuhnya.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close