Trending

New FPI lahir, ini pengumuman Aziz soal posisi Habib Rizieq dan Munarman

Jagat sosial media belakangan diramaikan dengan deklarasi New Front Persaudaraan Islam (FPI). Setidaknya ada beberapa video yang bermunculan, seperti di Bandung, Jawa Barat salah satunya.

Terkait hal ini tim advokat FPI Aziz Yanuar menjelaskan kalau Front Persaudaraan Islam alias New FPI ini memang sudah lahir sejak 1 Januari 2021. Adapun organisasi ini dikatakan sudah memiliki kepengurusan di banyak wilayah, mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah, sampai Jawa Timur.

Muslima Fest

“New FPI sudah dideklarasikan di Jakarta, tepatnya di Petamburan, pada 1 Januari 2021. Saat ini kami sudah dideklarasikan di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, termasuk juga di Banten. Dan insya allah kepengurusan ini akan terus menyebar ke seluruh Indonesia,” kata dia, dikutip Hops.id, Selasa 14 September 2021.

Bagi Aziz, tak perlu ada yang diperdebatkan di New FPI. Sebab organisasi ini diklaim dilindungi oleh UUD 1945, di mana tertuang pada Pasal 28 dan 28 e soal kebebasan berserikat, berkumpul, dan berorganisasi.

Kuasa Hukum FPI Aziz Yanuar. Foto: Twitter.
Aziz Yanuar. Foto: Twitter.

Posisi HRS dan Munarman di New FPI

Aziz lantas menjawab soal posisi Habib Rizieq Shihab dan Munarman di FPI baru tersebut. Menurut dia, saat ini memang keduanya tak ada dalam struktur kepengurusan. Akan tetapi, kata dia, posisi Habib Rizieq dan Munarman tentu tetap ditempatkan di tempat terhormat.

“Nama Habib Rizieq dan Munarman memang tak ada di dalam struktur, akan tetapi jiwa dan ruh serta semangat guru-guru kita akan terus ada dan kami pelihara di FPI ini,” katanya.

Lantas, apakah setelah bebas nanti Habib Rizieq Shihab dan Munarman akan diberi posisi penting, terkait hal ini Aziz enggan berspekulasi lebih jauh. Menurutnya, untuk saat ini pihaknya fokus pada pembesaran organisasi tersebut.

Logo organisasi Front Persaudaraan Islam
Logo organisasi Front Persaudaraan Islam. Foto Ist.

“Kalau setelah bebas, saya belum bisa komentar lebih lanjut,” kata dia.

Menurutnya, sebenarnya pihaknya ingin keluar dari perdebatan soal wajah organisasi baru dan lama. Menurut Aziz, FPI baru akan benar-benar menjaga Islam dan Pancasila. Semua, kata dia, tentu dalam bingkai NKRI.

Asas keagamaan kami adalah Islam, asas kebangsaannya Pancasila, dan akidahnya Ahlusunnah Waljamaah. “Kami akan menjaga Islam sebagai sebuah agama dan Pancasila dari rongrongan liberal, atheis dan komunis, termasuk ekstrimis,” kata dia.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close