Trending

Ngeri! 2 Debt collector diamuk warga, 3 motor dibuang ke sungai

Sejumlah debt collector diamuk warga di Tasikmalaya, Jawa Barat. Tak hanya menganiaya, warga juga membuang sepeda motor penagih utang tersebut ke sungai.

Video yang direkam oleh warga dan kemudian viral di sosial media, di mana video itu memperlihatkan aksi main hakim sendiri oleh sejumlah orang terhadap debt collector. Tidak hanya menganiaya, warga juga membuang tiga unit sepeda motor milik penagih utang itu ke sungai yang berada di pinggir jalan raya.

Ketiga sepeda motor itu kemudian mengalami kondisi yang rusak parah, karena sempat dihakimi oleh warga. Petugas Kepolisian kemudian langsung mendatangi lokasi dan mengevakuasi korban, serta tiga unit sepeda motor yang dibuang ke sungai.

Insiden penganiayaan ini diduga akibat kekesalan warga terhadap penagih utang yang melakukan pemeriksaan sepeda motor milik warga. Warga yang tak terima kemudian membuat perlawanan, sampai akhirnya mengundang antusias warga lainnya.

“Ada penganiayaan, kemudian korbannya dari debt collector leasing, kemudian kami amankan. Dari insiden tersebut ada dua orang yang mengalami luka-luka, dan sudah diamankan di Polres,” kata Kasat Reskrim Polresta Tasikmalaya AKP Septiawan Adi Prihartono, dikutip Apa Kabar Indonesia, Kamis 8 April 2021.

Menurut Adi, dugaan awal dari permasalahan tersebut karena adanya pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak debt collector terhadap warga. Warga lantas memilih menyerang mereka.

Warga keroyok debt collector. Foto: Ist.
Warga keroyok debt collector. Foto: Ist.

Polresta Tasikmalaya sendiri hingga kini masih melakukan penyelidikan mengenai kasus penganiayaan yang dialami kedua orang penagih utang tersebut.

“Aksi massa itu terjadi di kawasan Urug, Kecamatan Kawalu, Rabu 7 April 2021. Polisi sudah mengecek lokasi kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi,” katanya.

Kronologi detail debt collector dikeroyok

Sementara itu, dari data yang dihimpun redaksi, aksi penganiayaan yang viral terhadap penagih utang itu dipicu ketersinggungan warga. Awalnya pada Sabtu 3 April 2021, seorang warga dihentikan sejumlah debt collector di kawasan Urug. Para penagih utang itu lantas melakukan pemeriksaan surat-surat milik warga.

Akan tetapi, ketika itu, tidak dilakukan penarikan. Melainkan hanya dicek kelengkapan surat-suratnya.

Ilustrasi pemukulan dan penganiayaan. Foto: Ist.
Ilustrasi pemukulan dan penganiayaan. Foto: Ist.

Tetapi, warga kemudian tak terima dengan perlakuan buruk itu. Sejumlah warga lantas mendatangi tempat kumpul mereka di daerah tersebut, Rabu 7 April 2021. Usai sempat terlibat cekcok, massa lantas mengeroyok dua pria itu. Sedangkan penagih utang sisanya melarikan diri.

Adapun ketiga motor yang ada di lokasi lantas diamuk warga, dan dibuang ke sungai. Dua penagih utang sejauh ini sudah mendapat penanganan medis.

“Kalau motor (milik debt collector) diamankan di Mapolres,” kata Paur Humas Polresta Tasikmalaya Ipda Jajang.

Topik

Apa Komentarmu ?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close